Adi Arnawa Terima Kunja Wabup Pamekasan, Madura

Keberhasilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung di dalam memperoleh predikat pelayanan prima tentang pelayanan publik dari Kemenpan-RB membuat ketertarikan sejumlah daerah untuk belajar ke Badung.

13
KUNJA - Sekda Adi Arnawa saat menerima kunjungan kerja Wabup Pamekasan, Rajai di Puspem Badung, Senin (2/12) kemarin.

Mangupura (bisnisbali.com) –Keberhasilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung di dalam memperoleh predikat pelayanan prima tentang pelayanan publik dari Kemenpan-RB membuat ketertarikan sejumlah daerah untuk belajar ke Badung. Salah satunya Kabupaten Pamekasan Madura, Jawa Timur, pada Senin (2/12) kemarin mengadakan kunjungan kerja ke Badung, yang diterima langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa bertempat di ruang pertemuan Sekda di kawasan Puspem Badung. Kedatangan Pemkab Pamekasan dipimpin langsung Wakil Bupati Rajai didampingi Kepala Ekbang Nurul Widiastuti dan Asisten Administrasi Umum Yudiastini dengan jumlah rombongan 10 orang.

Wabup Pamekasan, Rajai mengatakan atas nama Kabupaten Pamekasan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang sudah diterima dengan baik dalam kunjungan kerja ini. Maksud dan tujuan kunjungan ini adalah untuk mengetahui keberadaan mall pelayanan publik di Kabupaten Badung terlebih baru saja memperoleh predikat pelayanan prima dari Kemenpan-RB. “Dalam kunja ini keinginan kami untuk membangun kerja sama yang erat dengan Kabupaten Badung terkait dengan mal pelayanan publik, mengingat Badung memperoleh predikat prima tentang pelayanan publik dari Kemenpan-RB,” kata Wabup Rajai seraya berharap apa yang didapat di Badung bisa diterapkan di Pamekasan sesuai dengan kondisi yang ada.

Sekda Adi Arnawa menjelaskan, untuk memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat, pemerintah tidak cukup hanya menyediakan infrastruktur yang memadai, namun diperlukan komitmen yang tinggi seperti menyiapkan SDM yang berintegritas, sistem tata kelola pelayanan dan sistem pengawasan yang baik. Dengan begitu, apa yang menjadi harapan masyarakat terhadap mall pelayanan publik yang prima bisa terpenuhi. “Dengan mall pelayanan publik yang prima akan merangsang iklim investasi di suatu daerah, apalagi Kabupaten Badung memperoleh pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor jasa pariwisata. Ke depannya mal pelayanan publik yang prima harus selalu ditingkatkan pelayanannya kepada masyarakat Kabupaten Badung,” kata Adi Arnawa.

Adi Arnawa juga berharap, kunjungan kerja ini bisa menjadi ajang tukar informasi antarkedua daerah mengingat setiap daerah mempunyai kondisi dan keunggulan yang berbeda-beda. Apa yang didapat di Badung ini bisa disempurnakan untuk diterapkan nanti di Kabupaten Pamekasan.

Dalam kunjungan ini juga diisi sesi tanya jawab dan diakhiri dengan saling tukar cenderamata antara kedua kabupaten guna mempererat tali silaturahmi sekaligus foto bersama. *adv

BAGIKAN