LPD Optimalkan Pemanfaatan TI

DEMI mendukung pelayanan di era kemajuan teknologi dewasa ini, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang merupakan lembaga keuangan milik desa adat kian memaksimalkan diri dalam menghadapi persaingan

18

DEMI mendukung pelayanan di era kemajuan teknologi dewasa ini, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang merupakan lembaga keuangan milik desa adat kian memaksimalkan diri dalam menghadapi persaingan. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi informasi (TI) dalam operasional serta pelayanan LPD.

Maman Tirta Rukmana, narasumber dari PT. USSI  Denpasar yang merupakan perusahaan TI rekanan LPD dalam sistem digitalisasi ketika diwawancarai Bisnis Bali dalam kegiatan Talkshow HUT Ke-35 LPD Bali di Wantilan Gedung Pers Bali K Nadha Denpasar, Selasa (19/11)  menjelaskan, ada tiga aspek yang harus diperhatikan yakni aspek operasional, pelayanan dan bisnis.

Ia mengatakan, pemanfaatan TI bukan sekadar laporan, melainkan bagaimana nantinya TI ini dapat efektif dipergunakan untuk meningkatkan bisnis LPD bukan justru membebani LPD. “Kita tahu sekarang perusahaan unicorn atau bisnis makin berkembang dan menjamur tidak sedikit juga mereka berkembang karena menggunakan dan memanfaatkan digital jadi kita juga harus bisa demikian,” katanya.

Demikian juga digitalisasi layanan keuangan bagaimana bisa digunakan oleh masyarakat secara maksimal dan menyeluruh tidak hanya transaksi pulsa contohnya. “Jadi ini yang kita bangun bagaimana membangun jaringan pelayanan offline dengan membuka gerai LPD di masyarakat sehingga segala jenis transaksi bisa di-cover sehingga secara tidak langsung dapat memperluas jaringan LPD di eesa,” katanya.

Ia menjelaskan, pemanfaatan TI dari total 1.433 LPD yang ada di Bali baru 10 persen ter-cover TI. Pihaknya berharap di tahun depan target pemanfaatan teknologi di LPD yang ada di seluruh Bali mampu tercapai. “Kita optimalkan pemanfaatan teknologi di LPD untuk LPD lebih maju, termasuk menyasar nasabah – nasabah yang ada di pelosok desa,” katanya. *ira

BAGIKAN