I Gede Dana Potensi Karangasem

Berbagai potensi itu bisa dikemas secara kreatif, diberikan inovasi, sehingga mampu mensejahterakan masyarakat

14

KARANGASEM sebenarnya kaya akan potensi. Berbagai potensi itu bisa dikemas secara kreatif, diberikan inovasi, sehingga mampu mensejahterakan masyarakat.

Beragam potensi yang perlu diberikan inovasi dengan meningkatkan kreativitas masyarakat itu, disampaikan Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana. Ia menyampaikan, selama ini untuk pengolahan pascapanen salak sudah dilakukan. Tinggal pengemasan dan bagaimana memperluas pasar, tak hanya di Bali, tetapi juga sampai ke luar daerah, dan bila perlu dijajaki pasar ekspor. Tugas memotivasi, mendampingi dalam rangka pengelolaan, memotivasi masyarakat atau kelompok untuk berinovasi itu, bisa dilakukan pihak Pemkab Karangasem, misalnya melalui Disperindag. ”Saya lihat para petani garam tradisional di Karangasem, khususnya di objek wisata pantai Amed, juga sudah bekerja terus dalam rangka menghasilkan produksi garam yang potensial tak hanya untuk diserap pasar hotel dan restoran juga untuk ekspor. Petani garam yang kini tengah bekerja keras itu perlu perhatian dan motivasi terus,” kata pria asal Desa Datah itu.

Selama ini, kata Gede Dana, beberapa hari lalu di Karangasem, pihaknya terus terjun ke masyarakat atau kelompok masyarakat, guna menyerap aspirasi, keluhan dan kendala masyarakat yang masih menghambat usaha kreatif mereka. Banyak yang menyampaikan aspirasi agar infrastruktur seperti pelebaran dan pengerasan  jalan desa, jalan usaha tani bahkan jalan kabupaten. Artinya infratruktur itu masih diperlukan. Diakui, dengan penyediakan infrastruktur seperti jalan, air bersih, sambungan listrik, masyarakat akan lebih mudah dan lebih cepat mengembangkan ekonomi keluarganya. ”Saya kira kalau infrastruktur sudah tersedia, masyarakat dengan sendirinya akan lebih bergairah dan lebih cepat berusaha guna memperbaiki perekonomian keluarganya. Pembangunan ke pedesaan memang harus lebih dimotivasi dan digairahkan,” katanya.

Ia menambahkan, selama ini di Karangasem dari data statistik, meski Karangasem dikenal dengan kabupaten termiskin di Bali, tetapi angka atau persentase penganggurannya termasuk terendah di Bali. Hal itu diketahui karena warga Karangasem umumnya kreatif, pekerja keras dan mereka yang tak mendapatkan lapangan pekerjaan di Karangasem, terpaksa merantau ke luar Karangasem. Itulah sebabnya, persentase pengangguran termasuk sedikit. *bud

BAGIKAN