Festival Penglipuran Bangli Bakal Kembali Digelar, Targetkan 13.500 Wisatawan

35

Bangli (Bisnis Bali) –
Tahun ini festival Penglipuran akan kembali digelar. Rencananya, ajang bergengsi tersebut akan digelar mulai 9 Desember mendatang dan berlangsung hingga 1 Januari 2020 nanti.
Kepala Bidang Pemasaran Wisata Kabupaten Bangli, I Wayan Merta.,S.,Sos.,MM, di Bangli, Minggu (17/11) kemarin mengungkapkan, Penglipuran Village Festival yang diselenggarakan tahun ini untuk ketujuh kalinya ini merupakan salah satu energi positif bagi pemerintah Kabupaten Bangli dalam upaya menggali, sekaligus melestarikan dan mengembangkan seni budaya. Khususnya, seni budaya Barongan dan Ngelawang yang berfungsi sebagai daya tarik wisata.
“Salah satu daya tarik Desa Penglipuran adalah sebagai desa terbersih di dunia dan masuk kedalam 100 top destinasi dunia. Selain itu, pada setiap rumah, khususnya di bagian depan rumah penduduk terdapat bangunan khas angkul-angkul yang terkesan unik,” ujar Wayan Merta.
Jelas Wayan Merta, pembukaan festival Penglipuran ini rencananya nanti akan dibuka Gubernur Bali dan ajang ini sangat efektif untuk menjaring dan meningkatkan wisatawan, baik domestik maupun manca negara. Katanya, itu terbukti ada ajang serupa yang dilakukan tahun sebelumnya mampu meningkatkan angka kunjungan. Selain itu, peningkatan kunjungan juga dipengaruhi oleh musim liburan Natal dan Tahun Baru yang berberengan dengan kegiatan festival.
“Dengan adanya festival Desa Pengelipuran (Penglipuran Valage Vestifal) dapat menjadi magnet yang bisa lebih meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pengelipuran khususnya dan Bangli umumnya,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Pengelola Desa Wisata Penglipuran I Nengah Moneng mengungkapkan, berbeda dengan tahun lalu, tahun ini untuk ajang festival Penglipuran akan mengambil tema green destination. Akuinya, itu seiring dengan desa wisata Penglipuran yang telah menerima penghargaan green destination internasional, sehingga harapannya dengan green destination ini pembangunan pariwisata berkelanjutan di desa wisata Penglipuran bisa terwujud.
”Tema tersebut nantinya akan dicerminkan dari penggunaan bahan baku pada ajang festival yang mengupayakan tidak memanfaatkan kandungan plastik, baik itu pada parade pembukaan hingga sejumlah lomba yang digelar pada ajang festival Penglipuran nanti,” paparnya.
Targetnya nanti, ajang festival Penglipuran ke tujuh ini mampu menyedot angka kunjungan hingga mencapai 13.500 wisatawan. Akuinya, jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu yang hanya memasang target 7.000 an pengunjung.
“Target tahun ini memang lebih tinggi dari tahun lalu, itu mengingat tahun ini untuk waktu penyelenggaraan juga lebih lama dari tahun sebelumnya,” tandasnya.*man

BAGIKAN