Unwar Buka Prodi Magister Sains Pertanian

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengkhusus pada pertanian dan pangan sangat krusial saat ini, melihat berbagai tantangan sektor pertanian.

18
Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjanaz DAP&E, Sp. PARK (tengah)   bersama jajaran rektorat dan Dekan Pertanian Unwar, Ir. Dewa Nyoman Sadguna, M.Agb (dua dari kiri), akhir pekan lalu di kampus setempat.

Denpasar (bisnisbali.com) –Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengkhusus pada pertanian dan pangan sangat krusial saat ini, melihat berbagai tantangan sektor pertanian. Berpijak pada pemikiran tersebut, Universitas Warmadewa (Unwar) mengambil langkah sigap dengan membuka program studi (prodi) baru, Magister Sains Pertanian. Prodi ini menjadi satu dari dua prodi magister teranyar yang baru dibuka Unwar.

Prodi yang bernaung di bawah Fakultas Pertanian Unwar ini akan mulai menerima mahasiswa baru pada pertengahan 2020. Magister Sains Pertanian dapat memasok kebutuhan tenaga-tenaga ahli di bidang pertanian.

“Saat ini, izin pembukaan prodi baru di lingkungan Fakultas Pertanian Unwar telah keluar. Prodi S2 (Magister) Sains Pertanian ini akan mulai beroperasi di tahun ajaran baru, 2020 mendatang,” kata Dekan Fakultas Pertanian Unwar, Ir. Dewa Nyoman Sadguna, M.Agb, di kampus setempat.

Dewa Sadguna menegaskan, pembukaan prodi baru ini sangat penting. Posisi strategis dan urgensi pendiriannya dibuktikan dengan penurunan izin operasional yang terbilang cepat dari pemerintah. “Pangan dan analisis pangan saat ini sangat diperlukan. Negara sedang membutuhkan ahli-ahli pertanian mumpuni, yang bisa menjawab berbagai persoalan pangan,” paparnya.

Prodi tersebut, mempersiapkan mahasiswa dengan bekal keilmuan pertanian termutakhir. Penerapan sistem pembelajaran sedemikian rupa, diharapkan akan memicu kelahiran inovasi-inovasi di bidang pertanian, khususnya bagi Bali, pulau kecil dengan sumber daya yang tidak melimpah.

“Sesuai dengan visi Unwar yang berbasis Ekowisata dan Go Global di tahun 2034, kita akan sinergikan ilmu pertanian dengan kepariwisataan. Kami akan ‘branding’ prodi ini sebagai prodi berbasis ekowisata yang sejalan dengan keberadaan Bali. Bagaimana mengelola pangan sehingga mencukupi untuk kebutuhan Bali dan pariwisata,” katanya.

Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp. PARK, menyatakan optimistis dengan kehadiran prodi baru itu. Pihaknya menandaskan bahwa telah memikirkan masak-masak pada setiap prodi yang dibuka. Setiap prodi baru diharapkan dapat memberi sumbangsih nyata pada masyarakat melalui Tri Darma Perguruan Tinggi.

“Kita besarkan Unwar tidak hanya dengan memperbesar ‘student body’, tapi membesar kelembagaan. Kami targetkan nanti akan lahir ahli-ahli terbaik di bidang pertanian untuk Bali. Ini juga akan mendukung program pemerintah soal pertanian melalui Pergub Bali 99 Tahun 2018,” katanya memungkasi.*pur

BAGIKAN