Cegah Kredit Bermasalah di Koperasi, Layanan “E-Checking” Diuji Coba di Denpasar  

Layanan e-checking yang memberikan kemudahan bagi koperasi untuk melihat riwayat anggota (calon nasabah) dalam penyaluran kredit mulai diuji coba diluncurkan di Denpasar.

12
FGD - Focus group discussion (FGD) yang dilaksanakan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar sekaligus uji coba e-checking, Senin (4/11).  

Denpasar (bisnisbali.com) –Layanan e-checking yang memberikan kemudahan bagi koperasi untuk melihat riwayat anggota (calon nasabah) dalam penyaluran kredit mulai diuji coba diluncurkan di Denpasar. Hal ini memberikan sistem keamanan bagi koperasi dalam penyaluran kredit terutama dalam menekan terjadinya non performing loan (NPL).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadharma Sena di sela-sela acara focus group discussion (FGD) yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar sekaligus uji coba e-checking, Senin (4/11) lalu mengatakan, uji coba pertama peluncuran layanan e-checking ini dilakukan di Denpasar Selatan (Densel) mengingat keberadaan koperasi cukup banyak. Layanan e-checking ini merupakan sistem yang terintegrasi antara koperasi di satu wilayah. Hal ini memberikan kemudahan bagi koperasi dalam mendapatkan riwayat nasabah.

Menurut Erwin, setiap orang berhak menjadi anggota di banyak koperasi, namun jika calon dibitur telah memiliki banyak kredit, tentu menjadi pertimbangan, sehingga mengetahui riwayat dari calon nasabah khususnya debitur akan membantu koperasi dalam menganalisis kredit yang akan disalurkan.

“Pada dasarnya masyarakat berhak menjadi anggota koperasi di mana saja dan di beberapa koperasi. Namun, dalam permintaan kredit terkadang ada yang gali lobang tutup lobang antara satu koperasi dengan koperasi lainnya. Jadi sebelum koperasi menyalurkan kreditnya, melalui e-checking bisa mengecek terlebih dahulu riwayat kredit calon nasabah apakah sudah memiliki kredit di tempat lain untuk menganalisis kemampuan membayarnya,” ungkap Erwin.

Ia mengatakan, keberadaan layanan ini menjadi hal yang sangat penting bagi koperasi terutama dalam menekan terjadinya kredit bermasalah atau NPL. Layanan e-checking juga dikatakannya sebagai alat control dan rekomendasi terhadap nasabah. *wid

BAGIKAN