BPR Tumbuh Bersama UMKM 

Dalam era globalisasi, bank perkreditan rakyat (BPR) harus fokus untuk menggarap sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

6
BPR - Pelatihan guna menyadarkan SDM BPR bisa makin dekat dengan sektor UMKM.

Gianyar (bisnisbali.com) –Dalam era globalisasi, bank perkreditan rakyat (BPR) harus fokus untuk menggarap sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Dalam persaingan global, BPR harus tumbuh bersama UMKM.

Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Made Suarja, Rabu (6/11) mengatakan, dalam persaingan ketat dengan lembaga jasa keuangan (LJK)  BPR harus selalu bersama UMKM. “Hal ini sesuai motto BPR tumbuh bersama UMKM,” katanya.

Ia menjelaskan, BPR akan merasakan sulit tumbuh jika UMKM tidak berkembang. “Manakala UMKM tidak tumbuh, BPR pasti merasakan dampaknya,” katanya.

Ia memaparkan, setiap insan BPR wajib membina dan memelihara hubungan baik dengan para nasabahnya, terutama yang bergerak di bidang UMKM.

Lebih lanjut Suarja mengatakan, BPR harus makin dekat dengan UMKM. Kedekatan UMKM dengan BPR harus ditampilkan dengan pelayanan dari hati ke hati.

Ia mengatakan, BPR tumbuh dari UMKM dan UMKM juga tidak bisa berpindah hati dari BPR. “BPR dan UMKM mempunyai hubungan pelayanan dari hati ke hati dan ada keterikatan bathin yang tidak bisa memisahkan,” katanya.

Suarja menambahkan, BPR selalu berperan aktif melayani UMKM baik yang sudah eksisting maupun yang baru mulai tumbuh. Hal ini menandakan bahwa BPR juga sangat berperan di dalam memajukan perekonomian masyarakat dan mensejahterakan masyarakat. *kup

BAGIKAN