2020, UMK Denpasar Dirancang Rp2,7 Juta

Setelah melalui pembahasan dengan Dewan Pengupahan Kota Denpasar, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar merancang upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2020 senilai Rp2.770.00,260 yang dibulatkan menjadi Rp2.770.00,300. Kenaikan UMK tahun 2020 tercatat 8,51 persen dibandingkan UMK tahun 2019 yaitu Rp2.553.000.

55

Denpasar (bisnisbali.com) –Setelah melalui pembahasan dengan Dewan Pengupahan Kota Denpasar, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar merancang upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2020 senilai Rp2.770.00,260 yang dibulatkan menjadi Rp2.770.00,300. Kenaikan UMK tahun 2020 tercatat 8,51 persen dibandingkan UMK tahun 2019 yaitu Rp2.553.000.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar I Gusti Agung Anom Suradi yang didampingi Kabid Hubungan Industri Kota Denpasar Ni Luh Putu Ratna Lati Kammanta dan Kasi Pengupahan dan Kesejahteraan I Wayan Sarjana saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/10) kemarin, mengatakan rancangan UMK Kota Denpasar tahun 2020 ini selanjutnya diajukan ke Gubernur Bali untuk diferivikasi. “Setelah diferivikasi baru dapat ditentukan berapa besaran UMK Kota Denpasar yang menurut surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor: B-m/308/HI.01.00/X/2019 paling lambat diumumkan tanggal 21 November 2019,” ujarnya.

Dikatakannya, penetapan UMK ini dilakukan setelah diawali penetapan upah minimum provinsi (UMP) pada 1 November 2019 lalu. “Setelah UMP ditetapkan, baru diikuti penetapan UMK melalui proses pembahasan dengan pihak terkait dan mendapat persetujuan dari kepala daerah,” ujarnya sembari mengatakan, UMK Kota Denpasar sudah mendapat persetujuan oleh Wali Kota Denpasar.

Lebih lanjut Anom Suradi menambahkan, untuk menentukan peningkatan UMK sesuai UU No.13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan mengamanatkan besarnya UMK tergantung besaran inflasi dan pertumbuhan pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk penetapan UMK tahun 2020 sesuai dengan tingkat inflasi 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,12 persen.  Dari inflasi dan pertumbuhan tersebut didapatkan besaran peningkatan UMK Kota Denpasar 8,51 persen.

Setelah nantinya UMK Kota Denpasar ditetapkan, menurut Anom Suradi, semua perusahaan baik swasta maupun BUMN wajib melaksanakannya. “Ke depannya bila sudah ditetapkan semua perusahaan wajib untuk melaksanakannya,” ujarnya. *wid

BAGIKAN