Denpasar (Bisnis Bali) – Pemerintah berencana mengembangkan 10 destinasi wisata baru atau Bali Baru untuk mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019. Ini pula melatari Pelindo III melakukan serangkaian peningkatan fasilitas pelabuhan, khususnya terkait dengan kapal pesiar.
Direktur Utama Pelindo III, Doso Agung mengatakan pihaknya melakukan berbagai upaya dalam mendukung program pemerintah tersebut. Salah satunya pembangunan terminal penumpang Gili Mas.
Data menunjukkan setiap tahun jumlah kunjungan kapal pesiar terus meningkat. Pada 2017 terealisasi 131 unit dengan 89,224 wisatawan dan pada 2018 terdapat 139 unit dengan membawa 126,119 wisatawan. Hingga akhir Oktober 2019 tercatat 119 unit dan 81,869 wisatawan.
Menurutnya porogress pembangunan terminal penumpang Gili Mas per 2 November 2019 mencapai 58 persen, ditargetkan akan selesai pada Februari 2020, sehingga dengan selesainya terminal penumpang, semua pelayanan untuk penumpang kapal pesiar bisa lebih lengkap terlayani. Setelah itu akan dilanjutkan dengan pengembangan terninal peti kemas.
Ia pun menyampaikan peran serta dan kesadaran masyarakat juga menjadi faktor penting keberhasilan menciptakan 10 Bali baru. Masyarakat diharapkan siap menyambut wisatawan termasuk kesadaran diri masyarakat untuk mejaga budaya yang jadi aset dan memiliki daya tarik pariwisata. Dukungan pemerintah daerah juga diperlukan untuk membangun infrastruktur dan akses dari dan ke pelabuhan agar mudah dicapai serta tak kalah penting komunitas dan masyarakat lokal pun juga perlu dilibatkan sebagai mitra untuk menyambut wisatawan.
“Tidak terkecuali sinergi stakeholder pariwisata agar dapat bersama-sama menumbuhkan pariwisata yang kreatif demi kemajuan bersama,” katanya.
Paihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga Gili Mas dapat mulai menerima kunjungan kapal pesiar terutama kepada Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Lembar yang telah memberikan dukungan dalam penyandaran kapal perdana di Pelabuhan Gili Mas.
Direktur Operasi dan komersial, Putut Sri Muljanto mengatakan Pelindo III mendukung pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dipersiapkan sebagai kawasan pariwisata unggulan di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Gili Mas sudah siap mengambil peran sebagai pintu gerbang wisatawan melalui laut. 
Saat ini, dermaga di Pelabuhan Gili Mas sepanjang 440 meter telah rampung dibangun oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) / PT Pelindo III dan siap untuk disandari kapal pesiar Sun Princess. Kapal pesiar dengan Length Overall (LOA) 261 meter, lebar 32 meter, bobot mati 77,441 GT tersebut membawa 1.988 penumpang dan 862 crew di mana sebelumnya kapal pesiar tidak bisa sandar ke pelabuhan Lembar saat mengunjungi Lombok. Ia menegaskan mulai hari ini, kapal pesiar dengan panjang lebih dari 300 meter bisa langsung bersandar di dermaga. Wisatawan tidak perlu lagi menggunakan sekoci untuk mencapai daratan seperti yang selama ini dilakukan di Pelabuhan Lembar, sehingga dari keamanan dan kenyamanan penumpang lebih terjamin.
Diakui kapal pesiar berbendera Bermuda tersebut berlayar dari Fremantle, Australia dan merupakan kapal perdana yang sandar di dermaga Gili Mas, setelah itu menuju Port Kelang, Malaysia.
“Kunjungan kapal pesiar direct call dari luar negeri langsung ke Pulau Lombok ini sangat bagus, menunjukkan antusiasme operator kapal pesiar dan penumpangnya ingin berwisata di Pulau Lombok,” terangnya.
Di Lombok, para wisatawan akan mengunjungi beberapa objek wisata di antaranya ke Taman Narmada, pusat kerajinan Cukli Sayang- Sayang, Lingsar, Pantai Senggigi, Gili Trawangan, Museum, Desa pengrajin tenun Sukarara, Desa Sade, kerajinan gerabah Banyumulek dan Mandalika. *dik

BAGIKAN