Hadiri HUT Ke-37 ST Abdi Yowana  Praja, Br. Selat, Sobangan Mengwi

Di banjar ada tiga pilar yaitu wimuda, winata dan wiwerda. Wimuda adalah anak-anak/SD ke bawah. Winata yakni sekeha teruna, sudah bisa memilah dan memilih mana yang baik dan salah.

10

Bupati: Tiga Pilar di Banjar Harus Bersatu

Mangupura (bisnisbali.com) -Di banjar ada tiga pilar yaitu wimuda, winata dan wiwerda. Wimuda adalah anak-anak/SD ke bawah. Winata yakni sekeha teruna, sudah bisa memilah dan memilih mana yang baik dan salah. Yang ketiga, wiwerda yakni orang tua. “Ketiga pilar yang ada di banjar ini harus bisa bersatu sehingga segala pembangunan akan berhasil dan terwujudnya rasa sagilik, saguluk, saluwung luwung, sebayantaka, paras paros sarpanaya menuju masyarakat gemah rimpah loh jinawi,” tegas Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri puncak perayaan HUT ke-37 ST Abdi Yowana Praja Br. Selat, Desa Sobangan, Kec. Mengwi, di Wantilan Pura Puseh, Desa adat Sobangan, Sabtu (2/11) lalu. Puncak perayaan HUT ditandai pemotongan tumpeng oleh Bupati serta menyerahkan dana motivasi Rp 36 juta dan dari Perbekel Desa Sobangan Rp14 juta diterima Ketua ST Made Priantara.

Lebih lanjut Giri Prasta juga mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan ST Abdi Yowana Praja yang mencerminkan sekeha teruna ini telah mampu menjalankan apa yang menjadi programnnya, guna meningkatkan kreativitas, sportivitas dan peduli lingkungan. Bupati Giri Prasta kembali mengajak masyarakat Sobangan untuk satu, bersatu di Banjar Selat, bersatu di Desa Adat Sobangan dan di Desa Sobangan. Karena hanya dengan bersatu semua program dan kegiatan yang direncanakan akan berhasil.

Sementara itu Ketua Panita HUT, I Made Priantara melaporkan, serangkaian HUT tahun ini berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, di antaranya lomba membuat sarana upakara seperti ngulat pancak, canang sari dan menulis aksara Bali. Pada puncak HUT ini juga dilaksanakan pelantikan pengurus baru masa bakti 2019-2021. HUT kali ini mengambil tema “Segilik seguluk selunglung sebayantaka, paras paros sarpanaya, saling asah asih asuh”. Melalui tema ini diharapkan sekeha teruna agar selalu taat dan patuh pada awig-awig adat Banjar dan Desa Adat sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan.

Turut hadir Dirut PDAM I Ketut Golak, Kabag Humas Badung Made Suardita, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra beserta Tripika Kecamatan, Bendesa Adat Sobangan Oka Suarya, Perbekel Sobangan I Ketut Tirta Yasa beserta tokoh masyarakat. *adv

BAGIKAN