Garap Potensi Desa Wisata di Bali Perlu Dukungan SDM, Teknologi dan Pemasaran

37
Melalui Festival Desa Wisata Nusantara OYO bersama 3 Instansi Lintas Sektor menjalin kerja sama kolaboratif dengan Bumdes Bersama Gianyar Aman guna mendukung SDM, Teknologi dan Pemasaran di 22 desa wisata.

Bumdes Bersama Gianyar Aman yang merupakan gabungan dari 22 Desa Wisata di Kabupaten Gianyar. Ketua Bumdes Bersama Gianyar Aman, Drs. Mangku Nyoman Kandia, M.Ag di sela-sela Festival Desa Wisata Nusantara Minggu (27/10) mengatakan Bumdes Bersama Gianyar Aman bersama

OYO dan 3 Instansi Lintas Sektor menjalin kerja sama kolaboratif dengan guna mendukung SDM, Teknologi dan Pemasaran di 22 desa wisata tersebut.

Setiap pihak yang terlibat dalam kerjasama kolaboratif multi-stakeholders ini memiliki peran dan berbagi keahlian masing-masing guna mengembangkan 22 desa wisata di wilayah Kabupaten Gianyar, Bali yang tergabung di bawah naungan PT. Bali Desa Aman.

Melalui acara yang diselenggarakan pada Minggu, (27/10) di Desa Mas, Ubud, Gianyar ini sekaligus secara resmi meluncurkan Bumdes Bersama Gianyar Aman dan turut disaksikan oleh Wakil Bupati Gianyar – A.A Gede Mayun S.H, dan Wakil Gubernur Bali – Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

Adapun festival dibuka secara langsung oleh  Dra. Ni Wayan Iri Adnyani M.Si selaku Deputy Bidang Pengembangan Industri dan Kerjasama Kementrian Pariwisata.

Mangku Nyoman Kandia selaku Ketua Bumdes Bersama Gianyar Aman mengungkapkan, sangat mengapresiasi dukungan OYO dalam pengembangan desa wisata ini. Program desa wisata sendiri dapat menjadi sebuah sarana untuk desa-desa yang ada di kabupaten Gianyar, Bali agar menjadi destinasi wisata yang berstandar internasional. Ini terlebih jika didukung oleh akomodasi yang memiliki kualitas dan standar yang baik.

Kandia berharap kerja sama dengan OYO mampu membantu para pemilik akomodasi di desa wisata untuk mengembangkan bisnisnya. Ini termasuk mampu menjangkau pasar yang lebih luas, serta meningkatkan standar pelayanan mereka. ” Ini demi mendukung potensi pariwisata di wilayah Gianyar dan sekitarnya ,” ucapnya.

Sepanjang tahun 2019 sejumlah 2,2764 Desa Wisata telah dikembangkan  oleh Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, dimana 157 desa diantaranya dijadikan desa wisata berstandar internasional. Bali sendiri telah menjadi salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, yang turut mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan devisa pariwisata nasional.

Nyoman Kandia meyakinkan di bawah P.T. Bali Desa Aman, terdapat 22 desa di daerah Gianyar Bali yang akan dikembangkan menjadi desa wisata. Dengan adanya kerjasama kolaboratif. Ini diharapkan desa-desa wisata di Bali dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi ekonomi bagi daerah sekitar maupun negara.

Deputy Region Head Bali dan Nusa Tenggara, OYO Hotels and Homes, Indonesia Benny Batara, mengatakan

keterlibatan serta dukungan OYO dalam kerja sama lintas sektor ini ditujukan dalam hal pelatihan di bidang hospitality bagi SDM lokal yang akan mengelola seluruh akomodasi di 22 Desa Wisata di Gianyar. ini baik berupa villa atau homestay supaya berstandar internasional.

Selain itu, OYO juga akan memanfaatkan keunggulan teknologi yang dimilikinya untuk memaksimalkan pemasaran desa wisata melalui berbagai kanal distribusi (online dan offline) yang telah tergabung dalam ekosistem OYO.

OYO Hotels and Homes sebagai jaringan hotel dan tempat tinggal terbesar di Indonesia (berdasarkan jumlah kamar) telah berkomitmen untuk turut secara aktif mendukung inisiatif pengembangan potensi pariwisata lokal di Indonesia, salah satunya melalui program desa wisata. Pada acara Festival Desa Wisata Nusantara, OYO bersama beberapa pihak lintas industri seperti Bank Indonesia, BETA, Mochamad Herviano Foundation, bersama-sama melakukan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) kolaboratif dengan Bumdes Bersama Gianyar Aman yang merupakan gabungan dari 22 Desa Wisata di Gianyar.  Setiap pihak yang terlibat dalam kerjasama kolaboratif multi-stakeholders ini memiliki peran dan berbagi keahlian masing-masing guna mengembangkan 22 desa wisata di wilayah Kabupaten Gianyar, Bali yang tergabung di bawah naungan PT. Bali Desa Aman.

Benny Batara, meyakinkan sebagai pemain terdepan dalam industri hospitality di Indonesia, OYO berkomitmen untuk senantiasa berperan aktif dan berkontribusi secara konkrit dalam mendukung industri pariwisata lokal. Desa wisata sebagai potensi destinasi wisata yang otentik dan kental dengan unsur kebudayaan, sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, aspek kualitas, pelayanan, serta pemasarannya seringkali terabaikan.

Benny Batara menambahkan OYO sangat senang dan bangga saat diajak terlibat dalam program Desa Wisata oleh Pemkab Gianyar karena melihat keahlian kami di bidang hospitality, teknologi dan jaringan pemasaran. OYO siap mentransformasi seluruh akomodasi lokal di 22 desa wisata di Gianyar dalam hal standarisasi pelayanan serta kenyamanan sehingga diharapkan mampu meningkatkan eksistensi desa-desa wisata tersebut.* Kup

BAGIKAN