Pemuda mesti Memiliki Jiwa Kepeloporan dan Kewirausahaan

Kita sudah memasuki zaman milenial,  zaman persaingan ketat dan serba cepat.

31
Apel Sumpah Pemuda, agar mampu mengubah nasib menjadi lebih baik, pemuda mesti memiliki jiwa kepeloporan dan kewirausahaan.

Amlapura (bisnisbali.com) –Kita sudah memasuki zaman milenial,  zaman persaingan ketat dan serba cepat. Guna mengubah nasib agar bisa hidup lebih sejahtera, pemuda harus belajar serius. Keterampilan, kreativitas, kepeloporan dan kewirausahaan harus dimiliki.
Hal itu disampaikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, saat menyampaikan pidatonya pada apel peringatan  hari ke-91 Sumpah Pemuda di lapangan Tanah Aron, Karangasem, Senin (28/10).

Menurut Mas Sumatri, pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, suka kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan tuntas.

“Pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan dan kepeloporan yang mumpuni. Pemuda masa depan  harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional,” papar Mas Sumatri.
Wanita Bupati pertama di Bumi Gunung Agung itu juga menyampaikan mengenai tema ‘’Bersatu Kita Maju ” pada peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, tema tersebut sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa.

Bagi pemuda masa kini dan ke depan, menjadi keharusan untuk belajar disiplin. Sebab, di tangan pemuda lah masa depan  Indonesia bisa lebih maju. Pemuda untuk Indonesia yang maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu berbenah dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia,” tambah Mas Sumatri.
Bupati Mas Sumatri saat membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga juga menegaskan bahwa, kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang sesungguhnya kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya.

Menurutnya, bagaimana pun generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya tanpa terjebak dalam kejayaan dan romantisme masa lalu, serta kenyataan-kenyataan masa kini,  sehingga membuat mereka tidak lagi sanggup keluar untuk menatap masa depan.

“Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad dan cita-cita, pengorbanan dan perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia,” pekik Bupati.
Melalui kesempatan itu, Mas Sumatri juga mengajak pemuda pemudi di Kabupaten Karangasem untuk memiliki semangat juang di era milenial, untuk dapat memajukan Kabupaten Karangasem “Saya berharap pemuda-pemudi tidak takut berkreativitas. Harus terus berinovasi, karena masa depan negeri ini berada di tangan pemuda. Ingat tetap jaga persatuan dan kesatuan walaupun kita berbeda suku, agama dan ras,’’ tandasnya. *bud

BAGIKAN