Capaian Meningkat Tiap Tahun, LPD Desa Adat Gelgel Utamakan Kejujuran

LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Gelgel mampu menunjukkan performa yang baik. LPD ini mengalami tren perkembangan yang positif dari tahun ke tahun, di antaranya dapat dilihat dari jumlah aset, modal, dana pihak ketiga dan laba yang diperoleh.

13
LPD – Layanan transaksi di LPD Desa Adat Gelgel kepada nasabah.

LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Gelgel mampu menunjukkan performa yang baik. LPD ini mengalami tren perkembangan yang positif dari tahun ke tahun, di antaranya dapat dilihat dari jumlah aset, modal, dana pihak ketiga dan laba yang diperoleh. Maka tak mengherankan jika LPD yang kini berusia 32 tahun ini menjadi LPD terbesar dan terbaik di Kabupaten Klungkung.

Kepala LPD Desa Adat Gelgel, I Wayan Tista mengungkapkan, selama lima tahun terakhir LPD Desa Adat Gelgel mengalami pertumbuhan yang pesat. Seperti dalam hal aset, pada tahun 2014 tercatat sebesar Rp70,6 miliar, tahun 2015 sebesar Rp81,6 miliar, tahun 2016 meningkat menjadi Rp90,9 miliar, tahun 2017 sebesar Rp99,6 miliar dan pada tahun 2018 lalu mencapai Rp112,7 miliar.

Kemudian dari sisi modal juga mengalami pertumbuhan yang baik setiap tahun. Pada tahun 2014 tercatat Rp7,7 miliar dan pada tahun lalu sudah mencapai Rp15,6 miliar. Laba yang diperoleh, menurut Tista, juga otomatis mengalami peningkatan. Pada 2014, laba yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp2,7 miliar, lalu pada tahun berikutnya berturut-turut Rp3,1 miliar, Rp3,4 miliar, Rp3,0 miliar dan tahun 2018 lalu sebesar Rp2,7 miliar.

“Sepintas laba yang kami peroleh pada dua tahun terakhir mengalami penurunan. Sejatinya, sebagian laba itu telah kami persembahkan ke pihak desa adat sebagai punia terkait upacara di Pura Kahyangan Tiga,” ujar Tista.

Dari segi dana pihak ketiga juga mengalami peningkatan. Berdasarkan data tahun 2018 lalu, jumlah tabungan yang dikumpulkan sebesar Rp45,3 miliar, deposito Rp48,8 miliar dan kredit yang disalurkan mencapai Rp75,3 miliar.

“Pengurus LPD, pengurus desa adat dan masyarakat harus selalu bekerja sama untuk memajukan LPD. Kami juga selalu menekankan kepada pegawai agar bekerja dengan kejujuran. Kalau sudah dilandasi kejujuran maka masyarakat otomatis akan memberi kepercayaan. Inilah yang menjadi landasan sehingga LPD Gelgel terus bertumbuh dengan baik,” katanya.

Capaian positif LPD Desa Adat Gelgel selama ini juga didukung penuh oleh desa adat dan masyarakatnya. Bahkan, pihak desa adat merasa banyak terbantu oleh LPD melalui share dana pembangunan yang diberikan setiap tahun. Bendesa Adat Gelgel Putu Arimbawa, S.T., mengungkapkan, peran LPD dalam pembangunan dan penataan Desa Adat Gelgel sedemikian besar. “Desa kami cakupannya cukup luas, terdiri dari 28 banjar dan 3 desa dinas sehingga memerlukan pendanaan yang cukup besar untuk mendukung kegiatan-kegiatan. Kami terus mengimbau masyarakat agar memanfaatkan keberadaan LPD sebagai sarana kegiatan ekonominya, baik itu meminjam maupun menabung/deposito sehingga hasil akhirnya kembali kepada masyarakat itu sendiri melalui keuntungan LPD,” ungkap Arimbawa. *dar

BAGIKAN