Lulusan ITB Stikom Bali Cepat Terserap Dunia Kerja

Sebagai kampus ICT (Information and Communication Technology) terbaik nomor dua nasional, lulusan Stikom Bali yang kini telah bertransformasi menjadi Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Stikom Bali sangat dibutuhkan di dunia kerja.

26
Rektor ITB Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan bersalaman dengan seorang wisudawan pada acara Wisuda ke-25 di BICC, Nusa Dua.

Mangupura (bisnisbali.com) –Sebagai kampus ICT (Information and Communication Technology) terbaik nomor dua nasional, lulusan Stikom Bali yang kini telah bertransformasi menjadi Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Stikom Bali sangat dibutuhkan di dunia kerja. Bahkan, berdasarkan penelitian internal kampus, masa tunggu para lulusan hanya 40 hari. Artinya, setelah diwisuda hanya membutuhkan waktu 40  hari menunggu, setelah itu sudah memasuki dunia kerja.

Demikian disampaikan Rektor ITB Stikom Bali, Dr. Dadang Hermawan saat acara Wisuda ke-25 Stikom Bali sekaligus Wisuda perdana ITB Stikom Bali bertempat di BICC Nusa Dua, Sabtu (26/10). “Para lulusan kami mampu terserap di dunia kerja, seperti sebagai PNS, instansi TNI/Polri, BUMN, BUMD, perusahaan swasta nasional maupun bidang lain yang bersentuhan dengan IT,” kata Dadang.

Tingginya kebutuhan dunia kerja, ITB Stikom Bali pun menambah satu program studi, yakni Teknologi Informasi guna melengkapi Prodi Sistem Komputer, Prodi Sistem Informasi dan Prodi D3 Manajeman Informatika yang sudah ada serta Program Dual Degree bekerja sama dengan Help University Kuala Lumpur.

“Jumlah mahasiswa aktif saat ini sebanyak 6.102 orang, di antaranya 169 mahasiswa kelas internasional, baik yang berasal dari Indonesia maupun asing. Kami juga bekerja sama dengan LPK Darma menyelenggarakan internship program atau kerja praktek mahasiswa di Jepang dan Taiwan. Saat ini 10 mahasiswa sedang magang di Jepang dan 16 mahasiswa magang di Taiwan,” jelasnya.

Wisuda kali ini diikuti sebanyak 440 wisudawan, yakni 425 Sarjana Komputer (S.Kom) dan 15 Ahli Madya Komputer (A.Md.Kom). Rinciannya, dari jenjang Strata 1 Prodi Sistem Komputer sebanyak 135 orang, Prodi Sistem informasi 290 orang dan Diploma 3 Prodi Manajemen Informatika sebanyak 15 orang. “12 orang di antaranya memperoleh dua gelar, yakni S.Kom dari ITB Stikom Bali dan Bachelor of IT atau BIT dari Help University Malaysia yang akan diwisuda di Kuala Lumpur pada April 2020,” imbuh Dadang.

Pada kesempatan ini ITB Stikom Bali memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang membuat karya ilmiah atau skripsi terbaik untuk masing-masing program studi, wisudawan terbaik serta wisudawan yang juga sebagai wirausaha muda. Sejak berdiri pada 10 Agustus 2002, hingga saat ini Stikom Bali telah mencetak Sarjana Komputer dan Ahli Madya Komputer sebanyak 6.546 orang, di antaranya 5.860 Sarjana Komputer dan 632 Ahli Madya Komputer.

Sementara itu Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti, Prof. Dr. I Made Bandem, MA mengatakan perubahan status dari STMIK Stikom Bali menjadi ITB Stikom Bali mengingat dunia bisnis sangat erat kaitannya dengan teknologi informasi, sekaligus untuk mengakomodir keinginan masyarakat Bali agar ada program studi atau konsentrasi bisnis di Stikom Bali, seperti Bisnis Digital, Akuntansi Digital, E-tourism dan sebagainya.

“Untuk lebih mendekatkan ITB Stikom Bali kepada masyarakat, maka tahun depan kami akan membuka kampus 3 di Abiansemal, Kabupaten Badung, sebagai antisipasi bertambahnya prodi baru sehubungan perubahan bentuk menjadi institut,” terang Bandem. *dar

BAGIKAN