Dirut Jamkrida Bali Dorong Mahasiswa Berani Berwirausaha  

Direktur Utama Jamkrida Bali, I Ketut Widiana Karya, S.E., MBA., diundang Politeknik Negeri Bali untuk memberikan kuliah industri kepada mahasiswa Program Studi Administrasi Niaga, Jumat (25/10) di Gedung Widya Guna Politeknik Negeri Bali.

24

Denpasar (bisnisbali.com) –Direktur Utama Jamkrida Bali, I Ketut Widiana Karya, S.E., MBA., diundang Politeknik Negeri Bali untuk memberikan kuliah industri kepada mahasiswa Program Studi Administrasi Niaga, Jumat (25/10) di Gedung Widya Guna Politeknik Negeri Bali.

Pada acara kuliah industri yang membahas mengenai membangun jiwa kewirausahaan muda di kalangan mahasiswa tersebut, Widiana Karya menyampaikan pentingnya keberadaan seorang wirausaha.

Ia menyebutkan, jumlah wirausaha pada suatu negara akan meningkatkan peluang negara tersebut untuk menjadi negara maju. Faktor penting dalam memulai usaha adalah adanya niat dan semangat yang kuat. Niat memulai usaha harus segera dieksekusi dengan cepat walaupun dengan sedikit paksaan. Apalagi di era globalisasi yang didukung teknologi yang makin canggih dan mudahnya memperoleh informasi tentunya dapat memudahkan dalam memulai usaha. Salah satu kendala klasik dalam memulai usaha yang banyak dikeluhkan kalangan muda adalah kecukupan modal. Modal sendiri yang dimiliki tidak cukup memenuhi kebutuhan modal kerja usaha.

Guna mengatasi salah satu kendala klasik tersebut, kata Widiana Karya, Pemprov Bali bersama dengan pemerintah kabupaten/kota di Bali telah membentuk sebuah badan usaha yang bergerak di bidang penjaminan kredit yang berada di bawah pengawasan OJK yaitu PT Jamkrida Bali Mandara. Jamkrida Bali yang aktivitas utama usahanya menjamin kredit UMKM di Bali telah bekerja sama dengan lebih dari 500 rekanan bank maupun bukan vank seperti LPD, BUMDes dan koperasi. Seringkali UMKM yang baru memulai usahanya memiliki keterbatasan agunan yang menjadi persyaratan dalam pengajuan kredit. Keberadaan Jamkrida Bali akan menjamin kekurangan agunan fisik yang dimiliki oleh UMKM yang dinilai layak, sehingga kredit yang diajukan ke bank atau lembaga pemberi kredit lainnya dapat dicairkan sesuai dengan pengajuan.

Widiana Karya berharap, anak muda lebih berani dalam mengeksekusi ide-ide usahanya dengan memanfaatkan kemudahan akses kredit yang telah disediakan pemerintah. *adv

BAGIKAN