Pelaku UMKM Antusias Ikut Denfest

Pelaksanaan Denpasar Festival (Denfest) begitu menarik antusiasme pelaku UMKM untuk tergabung di dalamnya. Tingginya minat dalam mengikuti ajang tahunan ini

19
DENFEST - Suasana food test UMKM kuliner serangkaian Denfest 2019 di Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (23/10).

Denpasar (bisnisbali.com) –  Pelaksanaan Denpasar Festival (Denfest) begitu menarik antusiasme pelaku UMKM untuk tergabung di dalamnya. Tingginya minat dalam mengikuti ajang tahunan ini, membuat pelaku UMKM khusunya kuliner harus mengikuti seleksi untuk dapat turut mempromosikan produk unggulan masing-masing.

Salah satunya diadakannya kegiatan food test oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Denpasar. Kegiatan ini diikuti oleh 200 pelaku UMKM Kuliner yang telah mendaftar untuk menjadi peserta dalam Denfest Tahun 2019.

Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan menjelaskan, antusiasme pelaku UMKM khususnya kuliner di Kota Denpasar mewajibkan dilaksanakannya seleksi, sehingga kuliner yang dijual memiliki jaminan akan keamanan, higienitas, dan kesehatan bagi pengunjung. Adapun seluruh tahapan telah dilaksanakan sejak awal Agustus yang dimulai dengan tahap pendaftaran, dilanjutkan dengan food test pada tanggal 21, 23, 24 dan 28 Oktober, peninjauan lapangan dan akan ditetapkan pada November mendatang.

“Kami berharap kuliner yang ditampilkan memiliki kualitas, baik dari segi pemenuhan gizi, tampilan, kesehatan dan higienitas, sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung Denfest,” paparnya.

Saryawan menjelaskan, terdapat beberapa parameter dalam pelaksanaan food test kali ini. Seperti halnya kesesuaian dengan tema, rasa, penampilan, harga, kebersihan, mempunyai tempat jualan sendiri, porsi makanan, kemasan, dan izin usaha, serta yang juga penting adalah komitmen dalam menaati Perwali No. 36/2018 tentang pengurangan sampah plastik. Nantinya dari 200 peserta yang mendaftar akan dicari 80 terbaik sesuai kriteria untuk dapat mengisi stan kuliner pada Denfest 2019.

“Tentunya dengan adanya persyaratan ini memberikan kepastian bahwa seluruh peserta merupakan UMKM dan memiliki warung sendiri, sehingga setelah mendapat ruang promosi pada Denfest dapat dikelola secara mendiri dengan market tersendiri,” ujar Saryawan.

Ia menambahkan, Pemkot Denpasar terus berkomitmen membuat gelaran Denfest menjadi ajang promosi bagi UMKM di Kota Denpasar. Hal ini tentunya menjadi wahana promosi sehingga mampu mendukung tumbuh kembang UMKM di Kota Denpasar. “Sejak awal Denfest merupakan ajang untuk promosi bagi UMKM di Kota Denpasar sehingga ke depanya UMKM dapat tumbuh dan menciptakan pasar secara berkelanjutan,” katanya. *wid

BAGIKAN