Dasawarsa Mangupura Dianggarkan Rp 1 Miliar Digoyang Dewi Persik, Siapkan 8.200 Nasi Jinggo

HUT ke-10 yang mengambil tema “Bangun Sakti Gunamukti” tersebut akan diisi pesta rakyat dengan menampilkan artis ibu kota dan lokal

19

Dasawarsa atau 10 tahun hari ulang tahun (HUT) Mangupura, ibu kota Kabupaten Badung, dipastikan heboh. HUT ke-10 yang mengambil tema “Bangun Sakti Gunamukti” tersebut akan diisi pesta rakyat dengan menampilkan artis ibu kota dan lokal. Siapa saja yang akan tampil dan berapa anggaran yang disiapkan untuk perhelatan ini?

SAAT jumpa media yang digelar Bagian Humas, Selasa (22/10) kemarin, terungkap Dasawarsa Mangupura yang jatuh pada 16 November mendatang akan diisi dengan sejumlah kegiatan. Sebelum peringatan puncak lewat upacara, Dasawarsa Mangupura akan diisi dengan pesta rakyat.

Dalam acara yang dipandu Kabag Humas Made Suardita, S.STP. dan dihadiri Sekretaris Kominfo AA Ari Mayun, utusan dari Bagian Tapem dan sejumlah kasubag, Asisten I IB Yoga Segara mengungkapkan, pesta rakyat akan digelar Sabtu (26/10) mendatang. “Pesta rakyat akan digelar secara indoor dan outdooryakni di gedung Balai Budaya Giri Natha Mandala,” tegasnya.

Pesta rakyat akan diisi oleh artis Ibu Kota, pemilik goyang gergaji yakni Dewi Persik, dan sejumlah artis lokal seperti Nanoe Biru, Joni Agung, Lolot, Dyana Prasta, D. Antony serta Mangupura Band.

Saat pesta rakyat, panitia akan menyiapkan kuliner gratis. Tidak kurang dari 8.200 bungkus nasi jinggo disiapkan pada pesta rakyat di atas.

Rinciannya, 5.700 bungkus nasi jinggo akan dibagikan kepada penontonoutdoor dan 2.500 bungkus untuk penonton indoor. “Di luar akan dipasang LED ukuran besar sehingga penonton dapat menonton pertunjukan di dalam,” ujar Yoga Segara.

Konsumsi ini akan dibagikan dan dikonsumsi di luar sebelum penonton masuk ke gedung senilai Rp 388 miliar tersebut. Dengan begitu, gedung megah ini akan steril dari sampah dan bau.

Saat ditanya kenapa harus Dewi Persik yang sudah sempat beberapa kali ditampilkan pada ajang HUT Mangupura, Yoga Segara menyatakan, komposisi penyanyi ibu kota maupun lokal sudah mencerminkan semua domain atau genre. Hal ini karena pesta rakyat ini betul-betul ditujukan kepada semua masyarakat Badung sehingga menjadi lengkap. “Inilah yang mendasari pimpinan untuk menampilkan artis-artis di atas karena mewakili semua domain,” katanya.

Bagaimana dengan anggaran? Mendapat pertanyaan begini, Asisten I Yoga Segara melirik utusan dari Bagian Tapem karena penganggarannya ada di bagian ini. Setelah itu, barulah Yoga Segara memaparkan soal anggaran yang disiapkan.

Khusus untuk artis Ibu Kota, tegas pejabat yang akan memasuki purnatugas pada 1 April 2020 mendatang, dianggarkan Rp 350 juta. Dana ini digunakan untuk semuanya seperti transportasi, akomodasi, kru dan sebagainya.

Jumlah yang sama juga digelontor untuk artis lokal. “Untuk artis lokal, anggaran yang disiapkan sama yakni Rp 350 juta,” katanya.

Secara keseluruhan, anggaran yang disiapkan untuk Dasawarsa Mangupura tercatat Rp 1 miliar. Sisa dana Rp 300 juta digunakan untuk anggaran konsumsi berupa nasi jinggo dan snack dan biaya untuk upacara peringatan secara resmi pada 16 November mendatang.

Menyinggung soal pengamanan, Yoga Segara menyatakan pihaknya melibatkan personel dari Polresta Denpasar dan Polres Badung, Satpol PP serta pecalang desa adat di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Badung Sempidi. *sar

BAGIKAN