Budaya Jadi ’’Taksu’’ Pariwisata Bali

Pariwisata Bali sudah sangat dikenal pasar mancanegara. Plt. Kadisparprov Bali, Putu Astawa, Senin (21/10) mengatakan budaya akan menjadi taksu Bali untuk mengaet wisatawan mancanegara guna berlibur ke Bali.

38
DAYA TARIK - Budaya yang menjadi daya tarik pariwisata Bali.

Denpasar (bisnisbali.com)-Pariwisata Bali sudah sangat dikenal pasar mancanegara. Plt. Kadisparprov Bali, Putu Astawa, Senin (21/10) mengatakan budaya akan menjadi taksu Bali untuk mengaet wisatawan mancanegara guna berlibur ke Bali.

Yang membedakan Bali dengan kawasan pariwisata dunia yang lain adalah budaya. Fundamental budaya ini yang mesti dibangun dan diperkuat. Ia menjelaskan budaya Bali ini yang mesti terus dilestarikan. Ini guna mengembalikan taksu  pariwisata Bali.
Setelah pelestarian budaya infrastruktur penunjang pariwisata yang mesti segera dibenahi. Ini menyangkut bandara internasional di Bali, kereta api, jalan darat termasuk jalur laut.
Pembangunan pilar pariwisata di mulai dari pembangunan infrastruktur. Selanjutnya, pariwisata Bali melakukan promosi dan membenahi layanan. Menurutnya, pariwisata Bali mesti dibenahi secara simultan. “Kita tetap benahi sektor pariwisata Bali secara keseluruhan.
Paling mendasar, bagaimana stakeholder secara bersama masyarakat menjaga budaya Bali. ini termasuk menjaga alam dan manusia Bali,” tambahnya.
Putu Astawa menambahkan pelestarian alam dengan mengurangi penghasilan sampah plastik, termasuk menangani abrasi pantai. “Dengan menjaga lingkungan dan alam guna mengangkat nilai jual budaya untuk memajukan pariwisata,” tandasnya.*kup

BAGIKAN