Layanan Pesan dan Antar Ojek “Online” Geliatkan Pasar Kuliner UMKM

Keberadaan ojek online dengan layanan jasa pesan-antar mampu meningkatkan pemasaran kuliner, khususnya UMKM.

31
USAHA - Foto bersama antara pelaku usaha (mitra GrabFood) dan narasumber Grab Indonesia.

Mangupura (bisnisbali.com) –Keberadaan ojek online dengan layanan jasa pesan-antar mampu meningkatkan pemasaran kuliner, khususnya UMKM. Termasuk di Bali layanan yang berbasis dalam jaringan (daring) ini telah dapat menumbuhkan usaha kuliner seiring dengan gaya hidup praktis yang dimiliki masyarakat.

Salah satu perusahaan ojek online Grab mengakui hal tersebut. Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia Hadi Surya Koe, mengatakan, 80 persen layanan jasa pesan-antar GrabFood adalah pelaku UMKM.

Ia mengatakan, di Bali sendiri banyak brand-brand lokal yang makin terkenal keberadaannya. Terlebih Bali sebagai daerah pariwisata, kebaradaan layanan pesan-antar yang menyajikan makanan lokal akan membantu usaha kuliner lokal dalam meningkatkan pasarnya. “Saat ini kami memang berfokus ke UMKM. Bagaimana meningkatkan pasar produk UMKM khususnga kuliner,” katanya.

Hal ini pun, kata Hadi Surya, membuat GrabFood berinovasi membuat layanan GrabKitchen dengan mengajak beberapa merchant yang telah menjadi mitra kerjanya selama ini. Layanan ini memberikan kemudahan baru bagi pengguna aplikasi dalam memesan makanan yang bisa beberapa jenis di satu tempat. “Jadi pengguna tidak harus memesan di beberapa restoran dengan beberapa driver. Cukup dengan satu driver, beberapa menu bisa dipilih baik makanan ataupun minuman yang dipedan dari beberapa restoran secara bersamaan,” jelasnya.

Dalam layanan GrabKitchen ini, pihaknya menyediakan tempat untuk bergabungnya beberapa merchant yang dipilih dan bergabung. Dengan demikian, beberapa menu makanan bisa dipesan di satu tempat. “Kami bekerja sama dengan merchant terbaik untuk menyajikan ragam hidangan favorit Bali dan menghadirkan GrabKitchen di lokasi yang strategis. Hal ini akan mendorong usaha mitra merchant untuk berkembang,” ujarnya.

Layanan ini, tambah Hadi Surya juga menawarkan peluang ekspansi bagi pemilik usaha kuliner terutama UMKM ke wilayah-wilayah baru dan menjangkau lebih banyak konsumen melalui pemanfaatan teknologi. Dengan konsep cloud kitchen ini juga dapat membantu menekan biaya operasional karena sebagian besar dari kegiatan operasional merupakan layanan delivery only (pesan-antar), sehingga pelaku usaha tidak perlu mengeluarkan investasi yang besar untuk biaya sewa tempat. Hal ini tentunya akan mendorong pelaku usaha kuliner khususnya UMKM untuk terus berkembang. *wid

BAGIKAN