Gunakan Dana Swadaya Pedagang, Pasar Gunung Agung mulai Direhab  

Sesuai dengan permintaan dan kebutuhan pedagang pelataran, Pasar Gunung Agung mulai direhab.

20

Denpasar (bisnisbali.com) –Sesuai dengan permintaan dan kebutuhan pedagang pelataran, Pasar Gunung Agung mulai direhab. Proses perehaban yang lebih kepada penambahan atap ini dilaksanakan dengan menggunakan dana dari swadaya pedagang.

Dirut PD Pasar Kota Denpasar Ida Bagus Kompyang Wiranata saat ditemui Kamis (17/10) kemarin mengatakan, Pasar Gunung Agung merupakan salah satu pasar di bawah naungan PD Pasar Kota Denpasar. Terkait dengan pengajuan rehab dari pedagang sudah diterima oleh PD Pasar. “Meski menggunakan dana swadaya dari pedagang, secara regulasi memang memerlukan persetujuan dari PD Pasar. Pengajuan sudah kami terima,” ujarnya.

Proses rehab, jelas Gus Kowi panggilan akrabnya, hanya pada penambahan atap berupa baja di belakang bangunan yang tidak sama sekali mengubah bangunan yang sudah tersedia. Hal ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan dari pedagang pelataran dan pedagang bermobil pada malam hari. “Mereka menginginkan tempatnya berjualan lebih representatif, tidak kehujanan ataupun kepanasan. Di samping itu, dari segi estetika pasar juga akan terlihat lebih tertata, karena tidak lagi harus memasang tenda,” jelasnya.

Tercatat ada 116 pedagang yang tergabung ikut rehab, terdiri atas 53 pedagang bermobil dan 63 pedagang ikan. RAB yang dirancang mencapai Rp919 juta dengan pembangunan dilakukan melalui pola kemitraan swadaya dan swakelola oleh pedagang. Masing-masing pedagang, dikatakan Gus Kowi, telah sepakat mengeluarkan dana masing-masing Rp8,7 juta. Setelah pengatapan selesai akan dihibahkan ke PD Pasar oleh pedagang.

Disigung soal anggaran Pemerintah Kota Denpasar terhadap proses rehab Pasar Gunung Agung, Gus Kowi mengatakan, untuk penganggaran dari pemerintah biasanya membantu rehab gedung skala besar seperti akibat kebakaran atau rehab pasar terkait penataan wajah kota. Untuk pemeliharaan dan revitalisasi memang PD Pasar yang sudah diberikan kewenangan. “Kami bersyukur para pedagang di Pasar Kota Denpasar sangat antusias dan semangat ikut penataan pasar,” imbuhnya. *wid

BAGIKAN