Bupati Giri Prasta Hadiri Piodalan di RSUP Sanglah

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta hadiri karya piodalan Padudusan Agung, Catur Panca Rupa Menawa Gempang di Pura Agung Çadhu Çakti RSUP Sanglah Denpasar, Kamis (17/10) kemarin.

18
KARYA - Bupati Giri Prasta hadiri karya piodalan Padudusan Agung, Catur Panca Rupa Menawa Gempang di Pura Agung Çadhu Çakti RSUP Sanglah Denpasar, Kamis (17/10).

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta hadiri karya piodalan Padudusan Agung, Catur Panca Rupa Menawa Gempang di Pura Agung Çadhu Çakti RSUP Sanglah Denpasar, Kamis (17/10) kemarin. Karya ini dipuput oleh lima orang sulinggih yakni Ida Bujangga Putra Dalem dari Gria Pasdalem Gianyar, Ida Pedanda Gde Made Putra Jnana dari Griya Tuak Ilang Tabanan, Ida Pedanda Gede Djelantik Griya Tegaljadi Tabanan, Ida Pedanda Istri Padma Gria Tegal Asah Sanur, dan Ida Dalem Sogata dari Puri Agung Klungkung.

Karya diawali dengan ngaturang pecaruan kemudian Persembahyangan bersama yang dilanjutkan dengan pementasan Tari Wali Rejang Sari oleh 500 orang penari dari para pegawai dan manajemen RSUP Sanglah. Pada kesempatan tersebut Bupati Badung juga diberikan kepercayaan menandatangani prasasti karya.

Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas terlaksananya karya piodalan Padudusan Agung, Catur Panca Rupa Menawa Gempang di Pura Agung Çadhu Çakti RSUP Sanglah Denpasar. Bupati berharap dengan dilaksanakan yadnya ini dapat memberikan vibrasi positif bagi para pegawai, manajemen hingga masyarakat yang berobat ke RSUP Sanglah. “Kami berharap apa yang menjadi komitmen RSUP Sanglah di dalam melayani masyarakat bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi pada masa mendatang,” ujar Bupati.

Sementara itu Direktur RSUP Sanglah I Wayan Sudana melaporkan, pelaksanaan rangkaian karya sudah dimulai sejak 8 Oktober lalu dengan matur piuning karya dan nuasen karya, dilanjutkan nunas tirta pada (12/10) dan Mepepada Karya pada (16/10). Puncaknya pada Kamis (17/10) Karya Mecaru Panca Rupa Menawa Gempang, Meyama Raja dan Mecaru Rsi Gana. Selanjutnya pada (19/10) nanti akan dilaksanakan Mapekelem dan Mendak Agung, Nganyarin mulai (23/10) hingga (25/10) serta Nyegara Gunung dilaksanakan pada (26/10).  Karya Pecaruan ini bertujuan untuk menyeimbangkan alam sekala dan niskala, mengembalikan kesucian dan taksu alam Bali, sebagai ungkapan rasa syukur kepada-Nya, mendatangkan semua pikiran positif dari segala penjuru sehingga mampu mewujudkan keselamatan, keharmonisan, kesejahteraan dan kebahagiaan kepada seluruh sumber daya di RSUP Sanglah Denpasar dalam rangka mewujudkan pelayanan berkualitas.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Dirut RSUD Mangusada dr. I Nyoman Gunarta. *sar

BAGIKAN