Perbaikan Jalan, PDAM Gianyar Gelontorkan Puluhan Juta Perbaikan Sambungan Rusak

28

Tahun ini Pemda Gianyar cukup banyak melakukan pengerjaan perbaikan jalan. Bahkan untuk jalur kabupaten saja ada 25 ruas pengerjaan. Pengerjaan perbaikan jalan itu berdampak pada rusaknya sambungan PDAM Gianyar. Bahkan sepanjang September 2019 saja PDAM Gianyar harus menggelontorkan puluhan juta melakukan perbaikan sambungan yang rusak tersebut.

 

Direktur PDAM Gianyar Made Sastra Kencana Rabu (17/10) kemarin mengakui banyak menerima keluhan pelayanan dari pelanggan khusus lewat media sosial. Dijelaskan gangguan pelayanan itu terjadi karena sedang dilakukan perbaikan sambungan. Perbaikan sambungan itu sendiri merupakan dampak domino dari pengerjaan proyek yang sedang berlangsung dari Juli hingga Desember. ” Kegiatan banyak sekali, berdasarkan surat kami terima, selain Dinas PU juga ada pekerjaan lain, ini lah yang membuat pelayanan kita terganggu, ” katanya.

Dikatakan dari Dinas PUPR Gianyar saja tercata ada 25 ruas proyek jalan yang sedang dikerjakan. Tidak hanya itu, perbaikan drenase yang mengikuti pelebaran juga kerap berdampak. Keseluruhan proyek jalan tersebut dipastikan berdampak pada terganggunya pelayanan PDAM Gianyar.” Pelebaran jalan hingga pengerjaan drenase, pasti pipa PDAM terkena kerukan eskafator atau alat berat, itu yang menyebabkan ganggaun pelayanan, kondisi ini juga sudah dilaporkan ke bapak bupati, ” ucapnya.

Selain itu proses peremajaan sambungan juga diakui kerap menggagu pelayanan. Semisal peremajaan pada aksesoris sambungan pendukung jaringan. ” Jadi kita ingin masyarakat paham, setiap kali ada gangguan itu karena kita sedang melakukan perbaikan dari sejumlah kerusakan yang terjadi, serta demo optimalisasi pelayanan, ” ucapnya.

Lebih lanjut Sastra Kencana mengatakan selama ini proses perbaikan ini PDAM Gianyar juga menggelontorkan anggran yang tidak sedikit. Bahkan untuk barang yang keluar dari gudang saja, khusus untuk September 2019 sudah senilai Rp 28,1 Juta, belum termasuk biaya penunjang lainnya hingga upah lembur pekerja. ” Ini kalkulasi dalam September saja, kalau dikalikan beberapa bulan biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan seperti bisa ratusan juta, ” jelasnya.

Biaya perbaikan tersebut masuk dalam anggaran tidak terduga. Biaya tersebut akan secara langsung dipotong dari laba yang diperoleh setiap tahunya. ” Jadi jangan salahkan PDAM bila laba kecil atau merugi, karena perbaikan yang harus dilakukan demi optimalisasi pelayanan juga butuh biaya tinggi, ” tegasnya.*kup

BAGIKAN