LPD Pemuteran Bangkit dengan Aset Rp54 Miliar

LPD Pemuteran harus berjuang dan optimis mampu menyelesaikan persoalan LPD dari kepemimpinan sebelumnya di masyarakat mulai dari tabungan hingga kredit macet

11
  KUNJUNGAN - Tim Pembina LPD Kabupaten Buleleng saat berkunjung ke LPD Pemuteran.

TINGGINYA kepercayaan krama di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak terhadap LPD Pemuteran patut diacungi jempol. Pascatidurnya LPD sejak tahun 2002 hingga 2005, desa adat beserta krama desa akhirnya terdorong untuk membangkitkan kembali LPD Pemuteran pada tahun 2005 dengan mempercayakan Ni Luh Sukanasih sebagai pemucuk LPD yang baru.

Di bawah kepemimpinan Luh Sukanasih, LPD Pemuteran harus berjuang dan optimis mampu menyelesaikan persoalan LPD dari kepemimpinan sebelumnya di masyarakat mulai dari tabungan hingga kredit macet. Bahkan, di awal bangkitnya LPD Pemuteran, tidak ada modal dana tersimpan di LPD dan hanya ada nota utang. Namun, berkat dukungan dari desa adat dan juga tim pembina LPD Kabupaten, pihaknya mampu menyelesaikan semua dengan baik. “Saat itu saya tetap berjuang dan bertanggung jawab kepada masyarakat yang masih memiliki  tabungan saat itu, kemudian bagi nasabah kredit macet kami bersama prajuru desa melakukan penjajakan agar bagaimana mereka mampu melaksanakan kewajibannya,” ungkapnya usai menerima kunjungan Tim Pembina LPD Kabupaten Buleleng, belum lama ini.

Sepanjang perjalanan mengelola LPD, pihaknya dihadapkan pada tantangan bagaimana membangun kepercayaan seluruh masyarakat di Desa Pemuteran, karena pihaknya tidak menampik, pengalaman LPD yang pernah tidur pastinya menyisakan trauma dan keraguan sejumlah krama. Namun seiring waktu, dengan rutin melakukan sosialisasi baik melalui paruman desa dan berbagai kegiatan di desa pihaknya mampu membangun semangat krama untuk mempercayakan permodalan atau modalnya di LPD. “Di awal tentunya ada yang percaya ada yang tidak, namun kita memaklumi hal tersebut mungkin mereka masih trauma, namun kita bangkitkan semangat krama dengan sosialisasi dan penjajakan hingga mampu menjadi seperti saat ini,” katanya.

Bahkan hingga saat ini, LPD Pemuteran perlahan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Dari 2005 dibangkitkan hingga per September 2019 kepemilikan aset LPD Pemuteran mencapai Rp54 miliar lebih dengan aset Rp1 miliar. Bahkan, pihaknya menargetkan perolehan aset  hingga akhir tahun 2019 ini sebesar Rp1,5 miliar. “Kita optimis mampu mencapai target, dengan kita intens melakukan sosialisasi termasuk menciptakan produk-produk baru kepada warga masyarakat atau krama di Desa Pemuteran yang notabene bermata pencaharian sebagai petani juga wirausaha termasuk juga pelaku pariwisata,” katanya.

Bahkan, pihaknya mengapresiasi langkah-langkah dari Tim Pembina LPD Kabupaten Buleleng yang memberikan dukungan terhadap LPD Pemuteran baik dalam pengelolaan hingga peningkatan kualitas SDM daripada LPD Pemuteran. *ira

BAGIKAN