Edukasi Laku Pandai Melalui “Festival Klungkung, Serunya Nabung”

13
Direktur Konsumer Bank Bukopin Rivan A. Purwantono bersama Bupati Klungkung Nyoman Suwirta dan Kepala Bagian Pengawasan Bank OJK I Nyoman Hermanto Darmawan saat meresmikan agen b-tunai baru di Klungkung
Semarapura (Bisnis Bali) – Tidak semua masyarakat Indonesia terjangkau oleh layanan perbankan, terutama daerah pelosok. Maka melalui program Laku Pandai diharapkan semua masyarakat bisa terlayani, dan yang penting adalah teredukasi soal menabung. Demikian dikatakan Direktur Konsumer Bank Bukopin Rivan A. Purwantono saat sosialisasi layanan Laku Pandai, b-tunai yang dikemas dalam kegiatan bertajuk “Festival Klungkung, Serunya Nabung” di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Klungkung, Rabu (16/10) malam.
Dikatakan, bank sebagai lembaga intermediasi tidak pernah putus melakukan edukasi kepada masyarakat. Laku Pandai tidak memerlukan jaringan kantor, namun melalui kerja sama dengan pemda dan perangkat desa/kelurahan serta memanfaatkan sarana teknologi informasi. “Klungkung adalah pemda yang pertama kali mensupport program ini dan langsung membuka sebanyak 80 Laku Pandai. Bupati Klungkung memang luar biasa, memberikan kesempatan kepada kami untuk mengedukasi masyarakat terutama soal menabung,” ujar Rivan.
Festival Klungkung, Serunya Nabung dibuka oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Klungkung I Nengah Sudiarta, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Klungkung I Wayan Ardiasa, Kepala Bagian Pengawasan Bank OJK I Nyoman Hermanto Darmawan serta jajaran manajemen Bank Bukopin.
Bupati Suwirta mengatakan menyambut baik kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh Bank Bukopin kepada masyarakat Klungkung. Dikatakannya bahwa kehidupan akan ada pasang surut. Di saat pasang harus menyiapkan diri dengan saving (menabung) untuk kebutuhan yang akan datang sehingga kehidupan menjadi lebih baik. “Saya mengajak masyarakat Klungkung untuk menabung atau investasi, tapi selalu hati-hati dan pilihlah lembaga keuangan yang formal/legal. Jangan tergiur iming-iming yang tak pasti atau menggunung,” ungkap Bupati Suwirta.
Festival yang dihadiri oleh ribuan masyarakat ini diisi dengan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) berupa pemeriksaan kesehatan secara gratis untuk masyarakat, senam zumba serta peresmian 80 agen b-tunai baru di Klungkung.
Festival Klungkung, Serunya Nabung juga merupakan lanjutan kegiatan edukasi dan sosialisasi Laku Pandai Nasional Bank Bukopin tahun 2019 yang sebelumnya sudah dilakukan di Sukabumi, Magelang, Mataram, Medan dan sejumlah daerah lainnya.
Kepala Bagian Pengawasan Bank OJK I Nyoman Hermanto Darmawan menyatakan dengan adanya kegiatan sosialisasi akan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap industri keuangan, tidak hanya perbankan tetapi juga non bank dan pasar modal. “OJK memang mencanangkan bulan Oktober sebagai bulan inklusi keuangan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat terkait industri keuangan itu sendiri termasuk produk dan layanan dari pelaku jasa keuangan,” jelas Elyanus.
Hingga saat ini terdapat 50 agen b-tunai di Bali, sedangkan secara nasional mencapai 2.600 unit. Hingga akhir 2019 ditargetkan terbentuk sebanyak 3.000 Laku Pandai di seluruh wilayah Tanah Air. Dengan semakin luasnya jaringan b-tunai diharapkan masyarakat akan lebih mudah melakukan transaksi perbankan khususnya melalui Bank Bukopin. (•dar)
BAGIKAN