LPD Penyabangan Optimalkan Potensi Desa

SEMPAT tidur hingga 10 tahun LPD Penyabangan, Kecamatan Gerokgak Buleleng sukses bangkit kembali.

163
KUNJUNGAN - LPD Penyabangan mendapat kunjungan dari Tim Pembina LPD Kabupaten Buleleng. 

SEMPAT tidur hingga 10 tahun LPD Penyabangan, Kecamatan Gerokgak Buleleng sukses bangkit kembali. Di bawah kepemimpinan Ketut Sumerti, S.E., bangkitnya LPD Penyabangan di tahun 2002 tidak terlepas dari dukungan oleh Desa Adat Penyabangan serta kepercayaan masyarakat di Desa Penyabangan yang sangat tinggi.

Tidurnya LPD Penyabangan dari kepemimpinan sebelumnya beberapa tahun silam memang menyisakan banyak cerita pahit, mulai dari banyaknya tabungan masyarakat yang tidak bisa dicairkan, hingga permasalahan kredit macet. Namun, berkat optimisme seorang Ketut Sumerti sebagai kepala LPD baru, persoalan tersebut mampu ia tangani dalam kurun waktu lima tahun hingga 2007.

Bahkan saat ini kepemilikan Aset LPD Penyabangan dari modal awal hanya Rp5 juta di tahun 2002 hingga saat ini menjadi Rp6 miliar lebih dengan perolehan laba mencapai Rp193 juta lebih. “Mulai saya menjabat di tahun 2002 banyak hal yang harus saya selesaikan, terutama pengembalian tabungan di masyarakat hingga kredit macet, namun saat itu saya mengaku siap menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara mencicil dan syarat ada buku tabungan atas nama bersangkutan, bersyukur perlahan lahan dapat saya atasi,” kata Ketut Sumerti usai menerima kunjungan Tim Pembina LPD Kabupaten Buleleng belum lama ini.

Ia menjelaskan, sejak itu kepercayaan masyarakat di Desa Penyabangan mulai terbangun, sedikit  demi sedikit LPD Penyabangan memiliki sejumlah nasabah penabung. Bahkan, per Oktober 2019 ini LPD Penyabangan sudah mampu memiliki 600 nasanah kredit, 800 tabungan dan 70 nasabah deposito. “Di sini potensi atau mata pencaharian utama masyarakat adalah di sektor perikanan seperti pembibitan bandeng, udang atau masyarakat menyebutnya dengan sebutan bekiar, jadi mereka biasanya membutuhkan modal untuk penebaran bibit jadi akan mencari ke LPD dan nanti hasilnya ditabung kembali ke LPD,” katanya.

Selama ini dalam upaya pengembangan LPD Penyabangan, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Pengawas LPD yakni dari desa adat juga Tim Pembina LPD Kabupaten Buleleng. Termasuk apabila ada permasalahan kredit, pihaknya bersama-sama turun ke lapangan melakukan penjajakan dan mediasi. Termasuk sosialisasi tentang LPD setiap ada kegiatan laporan pertanggung jawaban (LPJ), paruman desa dan juga kegiatan lainnya di desa. “Di sini kami juga berterimakasih kepada Tim Pembina LPD Kabupaten yang sudah memberikan pelatihan sertifikasi kepada kami, termasuk melakukan pembinaan dan pelatihan untuk mendorong LPD Penyabangan untuk makin maju dan berkembang, bahkan kami juga mengadakan door prize kepada masyarakat krama desa setiap pelaksanaan LPD untuk meningkatkan rasa memiliki LPD,” katanya. *ira

BAGIKAN