Kuasai Permintaan Pasar, Produk Spa Diminati Wisatawan  

Produk berbahan alami saat ini sangat digemari pasar. Termasuk untuk produk spa, dengan bahan alami menjadi daya tarik bagi wisatawan yang datang ke Bali

15

Denpasar (bisnisbali.com) – Produk berbahan alami saat ini sangat digemari pasar. Termasuk untuk produk spa, dengan bahan alami menjadi daya tarik bagi wisatawan yang datang ke Bali. Mengetahui kegemaran pasar menjadi kunci sukses bagi UMKM di Desa Apuan Kelod, Susut, Bangli yang sangat diminati wisatawan.

Sabun beras hitam yang merupakan salah satu produk industri rumah tangga. Sabun yang dibuat dari bahan dasar minyak kelapa dan beras hitam ini dapat menghilangkan flek – flek  di kulit.

Pemilik Sekar Wangi Bali, I Made Sabar Budiasa mengatakan, pihaknya memproduksi sabun  menggunakan bahan alami yang sangat disukai pasar. Dengan menggabungkan minyak kelapa murni dan bahan alami lainnya seperti beras hitam Bali organik bubuk, sarang walet dan bahan alami lainnya serta diberikan wewangian yang lembut dapat menarik minat wisatawan. “Beras hitam berfungsi mengelupaskan sel kulit mati, meringankan dan menghilangkan flek hitam di wajah,” katanya.

Ia mengatakan, pemasaran lebih banyak dilakukan di kawasan pariwisata, seperti di Bangli dan Ubud. “Sabun ini tergolong mahal untuk masyarakat lokal, karena bahan bakunya memang kami pilih yang berkualitas. Jadi target market kami memang wisatawan, yang lebih menyukai produk handmade,” ungkapnya.

Sabun 80 gram dibanderol Rp25 ribu per pcs, sangat jauh berbeda dengan harga sabun di pasaran yang merupakan produk pabrikan yaitu Rp 2-3 ribu per pcs.

Sabun ini sangat dianjurkan untuk kulit sensitif kering. “Belakangan banyak juga masyarakat lokal yang mulai tertarik untuk menggunakan sabun beras hitam ini. Tapi biasanya hanya digunakan untuk sabun wajah, bukan sabun mandi karena harganya yang cukup mahal,” katanya. Sementara untuk sabun sarang burung walet sangat disukai pasar Cina. *pur

BAGIKAN