Asephi Diminta Fasilitasi Kebutuhan UKM dan Eksportir  

Asosiasi Eksportir dan Produsen Handycraft Indonesia (Asephi) merupakan wadah bagi para pelaku UKM dan eksportir dalam mengembangkan usahanya

19
Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati

Denpasar (bisnisbali.com) – Asosiasi Eksportir dan Produsen Handycraft Indonesia (Asephi) merupakan wadah bagi para pelaku UKM dan eksportir dalam mengembangkan usahanya. Untuk itu, Asephi sangat diharapkan dapat meningkatkan perekonomian terutama di bidang ekspor. Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Denpasar.

Menurut Wagub Cok Ace, Bali mengandalkan pariwisata sebagai sumber perekonomian utama, dan Asephi adalah bagian dari pariwisata itu sendiri. “Sehingga segala upaya yang dilakukan Asephi juga merupakan usaha untuk memajukan pariwisata,” ujarnya.

Untuk itu, Asephi bisa memfasilitasi kebutuhan para anggotanya kepada Pemprov Bali. “Apa yang diperlukan tolong komunikasikan dengan pemerintah, apakah ada kendala pada permodalan atau regulasi yang menghambat perkembangan anggota Asephi, sehingga kita bisa mencari jalan tengah terbaik,” katanya.

Wagub Cok Ace menambahkan, masyarakat Bali mempunyai kreativitas tinggi dan sudah terkenal hingga ke dunia mancanegara, di sinilah peran Asephi untuk memfasilitasi sangat diperlukan. “Jadi segala sesuatu silahkan komunikasikan dengan kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua Asephi Bali, Ketut Dharma Siadja menjelaskan, keberadaan Asephi selama ini memang memfasilitasi kebutuhan para UKM dan eksportir dalam melebarkan usahanya. “Beberapa usaha yang telah dilakukan adalah audiensi dengan Bank Indonesia terkait regulasi permodalan yang dipandang memberatkan anggota, serta memfasilitasi berbagai pameran-pameran untuk anggota di Indonesia,” katanya. *pur

BAGIKAN