TMMD Ke-106 Kodim 1619 Tabanan Memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat

Ajang yang mengambil tema “Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan untuk Kesejahteraan Rakyat

15
BUKA - Pembukaan TMMD ditandai dengan pemukulan gong oleh I Made Dirga

Tabanan (bisnisbali.com) – Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Made Dirga memimpin apel pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 Kodim 1619 Tabanan, di lapangan umum Desa Gubug, Tabanan, Rabu (2/10).

Ajang yang mengambil tema “Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan untuk Kesejahteraan Rakyat” dibuka secara resmi ditandai dengan pemukulan gong.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh. A.M. Suharyadi, Dandim 1619 Tabanan Toni Sri Hartanto beserta jajaran TNI di Tabanan, Kejari Tabanan Ni Wayan Sinaryati, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila, Wakapolres Tabanan, dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Apel Pembukaan TMMD ini digelar berdasarkan Surat Telegram Danrem 163/Wira Satya Nomor ST/450/2018 tanggal 13 September 2018 tentang perintah untuk TMMD ke 106 TA. 2019 dengan tujuan kegiatan membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan melalui pembangunan fisik maupun nonfisik serta memantapkan kemanunggalan TNI-rakyat.

Pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga yang berkesempatan membacakan sambutan gubernur Bali mengatakan TMMD merupakan gerakan bersama yang melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, masyarakat secara umum dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara melalui pembangunan infrastruktur di perdesaan.

Imbuhnya, keterlibatan TNI dan pemerintah daerah serta elemen masyarakat dalam TMMD juga merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam percepatan dan meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah serta untuk memantapkan wawasan kebangsaan dalam bermasyarakat.

“Melalui kegiatan TMMD ke 106 ini, saya menaruh harapan besar agar kegiatan ini sebagai titik bangkit dalam memicu dan memotivasi usaha kita memberdayakan masyarakat sebagai subjek pembangunan dengan semangat dan jiwa baru yang berintegritas, beretos kerja dan gotong-royong, yang pada akhirnya akan mempengaruhi jalannya penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan nasional, khususnya di Provinsi Bali,” imbuhnya.

Pihaknya menegaskan bahwa gotong-royong dan partisipasi masyarakat adalah instrumen dalam sistem pemberdayaan masyarakat. Gotong-royong merupakan kunci utama penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan. Pada kesempatan ini pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat Bali bersama komponen TNI bersinergi mensukseskan pembangunan daerah dengan mewujudkan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru.

Sementara itu, Dandim 1619 Tabanan Toni Sri Hartanto menjelaskan sasaran kegiatan dari TMMD ke 106 di Tabanan ini adalah pembuatan jembatan sepanjang 17 meter, lebar 5,5 meter dan tinggi 5 meter. Betonisasi jalan sepanjang 65 meter dan lebar 3 meter serta tebal 0,12 meter, dan pembuatan senderan dengan panjang 65 meter dan tinggi 7 meter. Sasran tambahan, yakni bedah rumah 2 unit.*man

BAGIKAN