Tim Inspektorat Bali Lakukan Pemeriksaan di Klungkung

Bupati Suwirta mengingatkan kepada seluruh Kepala OPD agar tidak berhenti belajar dan berproses

12
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyerahkan dokumen pemeriksaan kepada Kepala Inspektorat Provinsi Bali Wayan Sugiada.

Semarapura (bisnisbali.com) – Bupati Klungkung,  I Nyoman Suwirta menerima kedatangan Tim Pemerikasaan Reguler Inspektorat Provinsi Bali yang dipimpin Kepala Inspektorat Provinsi Bali Wayan Sugiada bertempat di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Rabu (2/10).

Turut hadir pula dalam penyambutan tersebut, Sekda Klungkung Gede Putu Winastra, Kepala Inspektorat Klungkung Made Seger serta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Klungkung.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suwirta mengingatkan kepada seluruh Kepala OPD agar tidak berhenti belajar dan berproses. Menurutnya, seorang atasan hendaknya lebih tahu dan tidak sampai kalah dengan bawahan. Terkait dengan berbagai regulasi yang telah dibuat oleh Pemprov Bali dan Pemkab Klungkung, menurut Bupati Suwirta semua sudah dibuat dengan komitmen yang baik. Untuk itu supaya regulasi tersebut dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Dalam pelaksanaannya agar seluruh OPD tidak terlalu kaku menyikapi regulasi. Sering terjadi saling bantah sehingga OPD tidak berani melangkah dan bekerja,” kata Bupati Suwirta.
Terkait pendapatan daerah, yakni banyak potensi pendapatan baru di Kepulauan Nusa Penida, Bupati Suwirta memerintahkan Inspektorat Daerah terus melakukan pemantauan.

“Masih terjadi kebocoran terhadap potensi pendapatan dari retribusi mengingat banyaknya pintu masuk ke Kepulauan Nusa Penida,” tegasnya. Namun ke depan, dirinya optimis dengan mulai beroperasinya pelabuhan segitiga emas, maka kebocoran retribusi dapat ditutup sehingga akan meningkatkan PAD Klungkung.
Sementara itu Kepala Inspektorat Provinsi Bali Wayan Sugiada menyatakan timnya akan melakukan pemeriksanaan selama 20 hari hingga 29 Oktober 2019. Kehadiran timnya di Pemkab Klungkung guna melakukan pemeriksaan dan pengawasan serta pencegahan pada beberapa OPD sampling.

“Pemeriksaan mencakup empat aspek, diantaranya aspek keuangan, kebijakan daerah, kepegawaian dan barang daerah,” sebut Sugiada. •dar

BAGIKAN