Perda ABT Diberlakukan PDAM Siapkan Cadangan Air

Di samping karena pasokan yang cukup selama ini hotel dan restoran lebih memilih menggunakan air bawah tanah

20
PDAM -Pipa PDAM yang mendistribusikan air ke para pelanggan.

Gianyar (bisnisbali.com) –Di samping karena pasokan yang cukup selama ini hotel dan restoran lebih memilih menggunakan air bawah tanah (ABT) karena pajak ABT lebih murah ketimbang harga air PDAM.

Direktur Utama PDAM Gianyar, Made Sastra Kencana Kamis (3/10) mengatakan untuk kepastian distribusi air,  PDAM akan menyediakan cadangan air sehingga hotel dan restoran di Gianyar yang menggunakan layanan PDAM.

Diungkapkannya, hotel memang lebih banyak masih menggunakan ABT. Selama ini hotel hanya menggunakan air PDAM jika ada gangguan ABT. “Tidak sedikit hotel yang tercatat tidak menggunakan layanan PDAM.
Menurutnya, hasil laporan audit dari BPKB menyatakan bahwa tarif ABT lebih rendah harga air PDAM. PDAM tentu memandang secara bisnis pelaku usaha hotel akan menggunakan harga air yang lebih murah. Ini yang membuat hotel cenderung memilih menggunakan ABT,” jelasnya.
Made Sastra Kencana meyakinkan jika perda ABT diberlakukan PDAM akan menyiapkan jaringan yangg masuk ke hotel. Berdasarkan data PDAM Gianyar, golongan i 2 nonbintang tapi tidak pakai air 153 bh. Gol i 2 non bintang yang pakai air 413 bh jadi otal 566 bh. Gol i3 hotel bintang tidak pakai air 4 bh. Gol i3 hotel bintang pakai air 14 bh jadi total 18 bh.
Sastra Kencana menegaskan ada beberapa hotel yang sama sekali tidak pakai airnya tetapi sudah pelanggan PDAM.
Made Sastra Kencana menambahkan  pemakaian air hotel berbintang hanya 3856  kubik untuk 14 hotel. Jika dibagi maka  hasil 275 kubik/hotel atau kebutuhan perhotel per hari per liter hanya 0,106 ltr/det.”  Seyogyanya jika hotel bintang minimal 3-5 ltr/det,” tambahnya.*kup

BAGIKAN