Terapkan Gilir Pasok Air, Pelanggan Nikmati Layanan Empat  Hari Sekali  

21
IB Marjaya Wirata didampingi Wayan Agus Suanjaya

Tabanan (bisnisbali.com) –Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tabanan terpaksa menerapkan sistem gilir untuk memasok air ke pelanggan, sebagai dampak dari musim kemarau saat ini.

Ironisnya, gilir pasokan air bersih ini terjadi hingga empat hari sekali untuk tiap zona yang terdiri dari sejumlah desa dan sudah berlangsung selama sebulan terakhir.

“Pemberlakuan gilir pasokan air ini sudah diberlakukan sejak sebulan terakhir. Terkait itu, kami sebelumnya sudah imbau ke pelanggan agar melakukan penampungan ketika mendapat giliran air mengalir,” tutur Kabag Hubungan dan Langganan PDAM Tabanan IB Marjaya Wirata bersama Kasubag Humas PDAM Tabanan Wayan Agus Suanjaya, Senin (30/9).

Terangnya, untuk zona satu terdiri dari Desa Bantas, dan` Desa Mambang. Sementara, zona dua terdiri dari Desa Megati, Desa Tangun Titi, Desa Tegal Mengkeb, Desa Beraban, Desa Serampingan dan Desa Selemadeg.

Imbuhnya, tiap zona tersebut mendapatkan jadwal bergilir tiap empat hari sekali untuk pendistribusian layanan PDAM dan hingga kini belum bisa dipastikan untuk kapan pendistribusian air ke pelanggan PDAM ini kembali normal.

Jelas Suanjaya, pemberlakukan gilir pasokan air ini karena dampak dari debit sumber air yang mengalami penurunan seiring dengan musim kemarau, khususnya terjadi di Telaga Tunjung yang jadi pemasok air di dua zona tersebut.

Katanya, selain Telaga Tujung sumber air yang juga mengalami hal sama adalah di mata air Mekori yang membuat layanan PDAM Tabanan ke konsumen di Desa Belimbing mengalami kendala.

“Sebab untuk mata air Mekori ini dengan adanya musim kemarau berdampak pada debit air yang biasanya mencapai 6 liter per detik, kini hanya berproduksi 2,50 per detik. Artinya, setengah lebih produksi air ini berkurang, sehingga terpaksa melakukan gilir pasokan, namun jeda waktu giliran lebih singkat dibandingkan desa yang memanfaatkan pasokan air dari Telaga Tunjung,” ujarnya.

IB. Marjaya menambahkan, meski menerapkan gilir pasokan air ke pelanggan hingga empat hari sekali, kondisi tersebut dirasa belum perlu untuk melayani kebutuhan air bersih ke pelanggan melalui layanan dengan air tangki. Pertimbangannya, gilir pasokan air yang hingga empat hari ini sudah mencukupi kebutuhan pelanggan saat ini.

“Terkecuali memang jika layanan pasokan air datu desa ini tidak bisa dilakukan hingga satu minggu lamanya. Itu baru kami akan lakukan dengan memasok air tangki,” kilahnya.

Sementara itu paparnya, selama ini sumber air yang dimanfaatkan oleh PDAM Tabanan untuk distribusi air bersih ke pelanggan total mencapai 33 titik. Terdiri dari 24 mata air, dan sisanya adalah memanfaatkan air permukaan ditambah sumur bor.*man

BAGIKAN