Koperasi harus Inovatif dan Tawarkan Produk Unik

35
Ketua Koperasi Subhakti Ungasan, I Made Suwanda Wisnaya, S.E.

Mangupura (bisnisbali.com) – Di era persaingan saat ini, koperasi dituntut berani berinovasi dan penawarkan produk yang lebih unik dibandingkan lembaga keuangan lain, sehingga mampu menarik minat konsumen.

Untuk bisa melakukan itu, Ketua Koperasi Subhakti Ungasan, I Made Suwanda Wisnaya, S.E., mengatakan, pengelola koperasi khususnya level pimpinan memiliki konsep yang jelas dan juga eksekutor yang bagus agar ide berjalan sesuai target.

Di bawah pimpinan Suwanda, Koperasi Subhakti Ungasan berkembang pesat bahkan meraih penghargaan di tingkat nasional sebagai Koperasi Berprestasi 2019 karena memiliki beragam inovasi yang memberikan manfaat bagi anggotanya. “Kami tidak pernah targetkan penghargaan, tapi bagaimana memberikan manfaat kepada anggota dan ternyata upaya serta kerja keras itu membuahkan hasil yang tidak pernah kami duga,” katanya.

Ia mengatakan, dalam menjalankan tugas sebagai ketua koperasi, ia terinspirasi dari para CEO perusahaan besar, yang memegang banyak perusahaan. “Saya termotivasi untuk lakukan seperti apa yang mereka lakukan. Kuncinya adalah kita punya konsep bagus karena itu peran dari pemimpin, kemudian carikan eksekutor yang bagus maka semuanya pasti berjalan baik,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, menciptakan eksekutor yang bagus tidak terlepas dari proses pendidikan. Untuk itu ia terus mendorong pengurus koperasi untuk mengikuti pelatihan karena akan memperluas wawasan dan kemampuannya. “Kalau pengurus wawasannya luas, maka akan cepat menangkap dan mampu menjalankan konsep yang kita buat. Dari sana inovasi yang kami rancang mampu berjalan dan memberikan keuntungan seperti yang kita harapkan,” katanya.

Ia mengungkapkan, koperasi saat ini sudah disejajarkan dengan lembaga keuangan lain sehingga harus dikelola secara profesional. “Masalah di Bali jarang orang mau investasi di pendidikan. Namun, itu perlahan malah akan membunuh kita karena orang sudah maju, kita jalan di tempat. Mana bisa bersaing kalau seperti itu,” katanya.

Dengan makin meningkatnya usaha Koperasi Subhakti Ungasan, Suwanda menargetkan akan meningkatkan status menjadi koperasi provinsi sehingga bisa makin meningkat dan memperluas usaha anggota. “Fondasi kita sudah kuat, susahnya kan bangun fondasi dengan pendidikan tadi. Dengan anggota yang loyal, kita jalankan rencana sukses itu. Saya memang cukup agresif untuk berpikir, karena kalau saya lihat kenapa orang bisa sedangkan kita tidak,” katanya.

Setelah mengembangkan usaha carwash, membangun villa, Suwanda juga merencanakan akan membuat event organizer yang dapat menangani objek wisata Pantai Melasti yang sedang naik daun sebagai objek wisata pre-wedding. *pur

BAGIKAN