Menmanfaatkan Waktu Luang, Raih Omzet Rp10 Juta per Bulan

41

Singaraja (bisnisbali.com) – Waktu luang jika dimanfaatkan dengan baik akan memberikan keuntungan bagi siapa pun. Tidak sedikit kisah sukses para pebisnis yang berawal dari sekadar iseng dan mencoba, justru menjadi sebuah usaha yang dapat diandalkan.

Seperti Janarti Sutrisna ini salah satunya, seorang ibu rumah tangga yang notabene sebagai istri ASN sukses berbisnis aneka kue kering hanya dengan memanfaatkan waktu luang.

Berawal dari tingginya kebutuhan dalam rumah tangga, ia pun berpikir bagaimana agar kebutuhan tercukupi tanpa harus membebani suami. Ia pun sempat kebingungan bagaimana caranya agar bisa membantu keuangan keluarga. Akhirnya dengan optimisme tinggi, ia bertekad harus bisa menghasilkan uang Rp 1 juta per bulan kala itu, meski belum terbayangkan apa yang harus ia kerjakan agar mampu menghasilkan rupiah. “Kala itu suami baru jadi PNS dan penghasilannya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga yang tinggi. Saya merasa harus mencari tambahan dan saya coba aktifkan otak alam bawah sadar saya bahwa saya harus punya uang satu juta per bulannya,” jelasnya.

Janarti Sutrisna yang kini menjabat sebagai Sekretaris Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng ini menuturkan, sembari mengurus rumah tangga, ia tergerak hatinya untuk membuka artikel di internet tentang cara pengolahan dan resep kue. Dari sanalah ia akhirnya memutuskan untuk mencoba membangkitkan kembali ide kreatifnya dalam mengolah kue yang sempat ia tekuni dahulu. Kue pertama yang ia coba buat adalah kue nastar. Kue yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi dijumpai ketika Lebaran tiba. Namun kue nastar yang ia buat kali ini berbeda dari yang dijual di pasaran, diolah dengan bahan-bahan khusus dan selai yang menjadi ciri khas nastar ini pun dibuatnya sendiri.

Setelah mencoba memulai memasarkan, istri Ir. I Nyoman Sutrisna, M.M., Kadis Pariwisata Buleleng ini sesuai dengan komitmen di awal agar mampu menghasilkan uang Rp 1 juta per bulannya. Akhirnya berhasil ia kumpulkan hanya dari hasil berjualan kue nastar.

Berjalannya waktu, Janarti yang juga sebagai istri dari seorang Kelian Desa Pakraman Buleleng ini memiliki banyak sekali kesibukan dalam bidang organisasi kemasyarakatan. Namun semangatnya untuk menjadi seorang wirausaha atau pebisnis dalam skala rumah tangga sangat besar. Ia tetap memanfatkan waktu luang di sela-sela padatnya aktivitas untuk makin mengembangkan usaha dengan membuat aneka macam kue kering. Tidak hanya nastar, juga ada kastengel, sagu keju, semprit coklat, vanila, cookies sereal, thumprint stroberi, putri salju, cookies kacang, lidah kucing, nastar nanas, abon ayam dan abon ikan, rempeyek kacang, kacang mete, ceker ayam, eegroll, roti goreng dan masih banyak lagi. Kini, produk-produk yang dibuat oleh perempuan kelahiran  Blora, Jawa Tengah 28 Oktober 1974 ini sudah terkenal hingga di seluruh Bali. Harga yang ditawarkan relatif terjangkau mulai Rp35.000 sampai Rp55.000. Meski metode pemasaaran yang ia gunakan cenderung dengan cara online, namun usaha mampu mencapai omzet hingga Rp 10 juta per bulannya. *ira

BAGIKAN