Dongkrak Daya Saing, UMKM di Buleleng Didorong Urus Izin

20
Dalam membangun suatu usaha agar ke depannya bisa berjalan dengan baik, memiliki izin secara legal dinilai menjadi sesuatu yang sangat penting. Tak hanya usaha yang skalanya besar, izin juga diperlukan oleh usaha dengan skala kecil.

NAMUN pada kenyataannya tidak sedikit para pelaku usaha kecil yang belum mengetahui tentang izin usaha mikro kecil (IUMK) ini. Banyak pelaku usaha justru kebingungan dalam mengurusnya, padahal sekarang ini mengurus IUMK bisa dengan mudah dan cepat sepanjang semua berkas persyaratan dipenuhi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Buleleng Dewa Made Sudiarta belum lama ini. Mengingat tingginya UMKM di Kabupaten Buleleng khususnya di perdagangan, pihaknya berharap kesadaran pelaku UMKM untuk mengurus izin usaha juga makin meningkat.

Berdasarkan data di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Buleleng dari 34.552 UMKM yang terdata di seluruh Buleleng, yang sudah mengantongi izin tercatat 7.918 UMKM, sedangkan sisanya 26.634 UMKM belum berizin.

Menurutnya, kepemilikan izin usaha pada pelaku UMKM sangat penting, terutama untuk pinjaman modal usaha di bank, karena bagaimanapun izin usaha tersebut nantinya menjadi salah satu syarat mutlak bagi pengusaha dalam pencaran kredit modal usaha. Selain itu dengan terteranya izin usaha pada suatu produk, juga mampu menjembatani para pelaku UMKM untuk bersaing di pasar global. “Keharusan izin usaha ini hubungannya ke daya saing, walaupun cita rasanya bagus kalau izin PIRT tidak ada, kan tidak bisa kita bicara masalah daya saing,” jelasnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM Buleleng sudah melakukan berbagai upaya,  mulai dari melakukan pendamping UMKM ke desa-desa di masing-masing kecamatan termasuk menyediakan layanan pengurusan izin secara online melalui sistem Online Submission Sistem (OSS) yang ada di Dinas Koperasi dan UMKM. “Jadi mereka yang belum berizin, kita dorong untuk mengurus izin usaha tersebut. Untuk pengurusan izin online  kita sudah fasilitasi dan dibantu oleh petugas dinas, karena pendaftar harus memiliki email pribadi,” imbuhnya.

Selain itu, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Buleleng juga terus menggalakkan sosialisasi, hingga pelatihan-pelatihan yang mengacu sasaran untuk UMKM dapat terdorong untuk lebih maju. Dari mikro menjadi usaha kecil dan seterusnya sesuai dengan konsep pemahaman UMKM baik pelatihan tata kelola lembaga, tata kelola usaha, SDM hingga pada aspek pasar. “Kita konsepnya UMKM harus naik kelas dan kita dorong untuk selalu bertumbuh, dengan cara mendorong pelaku UMKM untuk mengurus izin usaha sesuai dengan program pemerintah untuk mendorong UMKM berizin,” terangnya. *ira

BAGIKAN