Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan Gelar Pelatihan PKH-P  

21
PELATIHAN - 20 orang kader perempuan di Desa Delod Peken dapat pelatihan PKH-P.

Tabanan (bisnisbali.com) –Meningkatkan kecakapan personal, akademik, sosial dan vokasional perempuan serta meningkatkan potensi sumber daya alam ( SDA) melalui berbagai kegiatan keterampilan. Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan menggelar pelatihan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH-P) di Kantor Perbekel Delod Peken, Tabanan, dimulai sejak, Senin (21/9) lalu.

Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari dengan melibatkan 20 orang kader perempuan di Desa Delod Peken tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta pelatihan.

Dalam arahannya pada saat itu, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menjelaskan bahwa kegiatan Pelatihan PKH-P ini merupakan bantuan penyelenggaraan operasional penyelenggaraan pendidikkan berkelanjutan tahun 2019 yang diberikan kepada lembaga penyelenggara program pendidikan berkelanjutan, yang dalam hal ini adalah TP PKK Kabupaten Tabanan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan personal, akademik, sosial dan vokasional perempuan marginal, mengurangi dampak resiko  sosial kelompok perempuan marginal dan meningkatkan potensi sumber daya alam melalui berbagai kegiatan keterampilan serta memotivasi pemerintah daerah dalam kegiatan pemberdayaan perempuan melalui rencana aksi daerah, papar Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.

Dalam mewujudkan tujuan di atas, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya berpesan agar seluruh peserta pelatihan dengan sungguh-sungguh mengikuti tahapan demi tahapan pelatihan, sehingga apa yang diharapkan bersama bisa terwujud. Di samping itu, kegiatan ini dijelaskannya sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam keluarga sendiri untuk menambah penghasilan keluarga. “Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dalam rangka meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga,” tegasnya.

Selain itu, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya berharap agar kegiatan ini berkelanjutan. “Tiang harap kegiatan ini terus berlanjut setelah pelatihan ini selesai. Selain berprofesi sebagai ibu rumah tangga, dengan mempunyai keterampilan tambahan sudah tentu mempunyai hasil tambahan apabila ini ditekuni dengan sunggu-sungguh,” ucapnya.

Adapun kegiatan pelatihan tersebut menitikberatkan pada peningkatan keterampilan para peserta khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, seperti membuat pas bunga dan bunga yang terbuat dari kertas dan lain sebagainya.*man

BAGIKAN