Denpasar (bisnisbali.com) – Untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia, Inggris tertarik untuk jajaki kerja sama di bidang infrastruktur dan sejumlah sektor lainnya. Hal ini diungkapkan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins, saat berkunjung ke Gedung Pers Bali K. Nadha dan diterima Pimpinan Kelompok Media Bali Post, Satria Naradha, Selasa (24/9) kemarin.

Menurutnya, banyak sektor yang bisa dikerjasamakan guna meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dan Inggris. Selain infrastruktur, untuk di Bali, pihaknya tertarik menjajaki kerja sama soal manajemen limbah, energi baru terbarukan, keamanan, dan pendidikan.

“Di sektor pendidikan, Inggris memiliki program beasiswa Chevening yang pada tahun ini menerima 63 mahasiswa S2 dari Indonesia dan 8 diantaranya dari Bali. Kami berharap akan ada lebih banyak lagi pelajar dari Bali yang berkesempatan memperoleh beasiswa ini. Untuk pembukaan program 2020, sudah dilakukan mulai sekarang,” ujarnya.

Di bagian lain, Dubes juga mengungkapkan peran Indonesia makin diperhitungkan di kancah global. Hal ini tidak saja karena pertumbuhan ekonominya yang positif, namun langkah diplomatik yang diambilnya. Salah satunya menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020. Jenkins mengatakan, kondisi ini menjadikan Indonesia salah satu aktor penting dalam politik internasional. Untuk itu, hubungan bilateral antara Indonesia dan Inggris yang sudah terjalin selama 70 tahun makin diperkuat dengan melakukan bermacam kerja sama dalam berbagai sektor.

Jenkins yang baru tiga bulan bertugas di Indonesia mengaku sangat terkesan dengan Bali. Ia bahkan menyebut sudah jatuh cinta dengan Bali begitu tiba di pulau berjuluk “Pulau Seribu Pura” ini.

Ia mengatakan keunikan Bali yang bertumpu pada budaya dan kesenian harus dijaga. Jenkins mengaku sudah melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan daerah, yakni Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, dan Gubernur Bali, Wayan Koster.

Terkait pariwisata, ia menilai Bali merupakan salah satu destinasi favorit warga Inggris. Terbukti sudah ada sekitar 400 ribuan wisatawan asal Inggris yang mengunjungi Bali tiap tahunnya.

Namun, ia menilai jumlah wisatawan itu masih bisa ditingkatkan. Sebab, Bali merupakan destinasi wisata yang mempunyai keunikan budaya dan keramahtamahan yang tidak dimiliki destinasi lain. “Upaya pemerintah di Bali dalam menjaga keunikan budaya dan lingkungan merupakan hal yang sangat kami dukung karena akan meningkatkan nilai Bali di mata wisatawan. Kami terbuka untuk bekerja sama dalam upaya-upaya itu,” sebutnya. *kmb

BAGIKAN