Di Gianyar, Giri Prasta Serahkan Hibah Tahap Kedua Rp12,5 Miliar

19
  ist HIBAH - Pemerintah Kabupaten Badung kembali menyerahkan dana hibah untuk Pemkab Gianyar sebesar Rp 12,5 miliar, Rabu (18/9) kemarin di Jaba Pura Dalam Bangunliman, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Mangupura (Bisnis Bali) – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menyerahkan dana hibah untuk Pemkab Gianyar Rp 12,5 miliar, Rabu (18/9) kemarin di Jaba Pura Dalam Bangunliman, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Dana hibah yang diserahkan ini adalah kali kedua, sebab sebelumnya Pemkab Badung juga menyerahkan dana hibah kepada Pemkab Gianyar Rp 18 miliar. Penyerahan hibah pertama dilakukan pada 10 April 2019 lalu sehingga total dana hibah yang diserahkan Kabupaten Badung kepada Kabupaten Gianyar Rp30,5 miliar.

Kehadiran Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta untuk menyerahkan hibah disambut antusias oleh masyarakat Gianyar. Kedatangan Bupati Giri Prasta disambu langsung dengan tari anoman, tari baris tumbak, tari kecak, dan tari pendet dari ibu-ibu PKK. Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Badung I Wayan Suambara, Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya, Kadis PMPTSP Badung I Made Agus Aryawan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Badung AA Ngurah Bayu Kumara Putra, Kepala Bagian Hukum Setda Badung I Nyoman Argawa, Kepala BPKAD Badung I Ketut Suyasa, Kabag Humas Setda Badung I Made Suardita, dan Kabag Umun Kabupaten Badung I Nyoman Suardana.

Sementara dari Pemkab Gianyar datang menyambut di antaranya Wakil Bupati Gianyar AA Gde Mayun, Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya, Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani. Hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Gianyar I Wayan Tagel Winarta, anggota DPRD Kabupaten Gianyar, serta tokoh masyarakat Gianyar.

Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan penyerahan dana hibah ini merupakan program “Badung Angelus Bhuana” yang bermakna “Badung Berbagi dari Badung untuk Bali”. Menurutnya, sudah menjadi komitmen Pemkab Badung sejak awal untuk meringankan beban masyarakat umat sedharma di dalam melestarikan dan menjaga, adat, tradisi, seni dan budaya Bali.

“Kebijakan politik anggaran Bupati Badung bersama Bupati Gianyar yang sudah mengadakan kesepakatan dengan penandatanganan MoU. Bupati Giri Prasta memberikan hibah untuk Kabupaten Gianyar sekitar Rp 30,5 miliar dan dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama sudah berikan Rp18 miliar dan sekarang berlanjut ke tahap kedua Rp 12,5 miliar,” terang Bupati.

Bantuan hibah ini, lanjut Bupati asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang ini, dalam rangka meringankan beban masyarakat. Tidak saja masyarakat di Kabupaten Badung, melainkan Bali secara umum. “Saya kira mari bersama-bersama kedepan bersatu padu membangun Bali ini, karena dengan bersatu setengah perjuangan akan berhasil. Tetapi sebaliknya jika tidak bersatu setengah perjuangan akan gagal. Untuk nencapai keberhasilan maka masyarakat diharapkan untuk bersatu agar segilik, seguluk, seluwung-luwung, sebayantaka nyujur gemah, ripah, loh jinawi,” tegas Bupati Giri Prasta.

“Kami memiliki konsep one island one management, Satu Pola Satu Tata Kelola, Satu Pulau Satu Wawasan. Makin banyak yang akan kita ajak bekerja semakin ringan beban krama Bali ini. Karena itu saya mengajak semeton, tokoh-tokoh krama Bali mari kita membangun, menjaga dan melestarikan Pulau Dewata yang kita cintai ini di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.

Sementara Wakil Bupati Gianyar AA Gde Mayun, dalam kesempatan tesebut mewakili Bupati Gianyar, menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Bupati Badung berserta jajarannya untuk melanjutkan pemberian bantuan hibah tahap kedua. “Mewakili Pemkab Gianyar dan segenap masyarakat Gianyar kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya berupa dana hibah untuk membangun Kabupaten Gianyar dari Badung,” ujarnya.

Wabup Gianyar berjanji akan mengawasi penuh bantuan ini, sehingga pemanfaatnya betul-betul bisa dipertanggung jawabkan dan tidak ada masalah nantinya. “Untuk bantuan hibah tahap kedua ini dialokasikan untuk pembangunan Bale Banjar dan Wantilan untuk Kecamatan Sukawati, Ubud, Blahbatuh dan Gianyar. Sebanyak 18 unit bangunan balai banjar dan wantilan. Dengan adanya bantuan ini masyarakat Gianyar pada umumnya sangat merasa terbantu di bidang pembangunan,” tukasnya. *adv

BAGIKAN