Bupati Suwirta Serap Aspirasi Masyarakat Dawan

10
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi para Kepala OPD menyerap aspirasi masyarakat melalui temu wirasa di Balai Banjar Kawan, Desa Besan, Kecamatan Dawan.

Semarapura (bisnisbali.com) -Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali menggelar temu wirasa untuk menyerap aspirasi masyarakat. Temu wirasa keempat tahun 2019 ini digelar di Balai Banjar Kawan, Desa Besan, Kecamatan Dawan, Rabu (18/9).

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah I Gede Putu Winastra, Asisten Bidang Perekonomian dan Pemerintahan Luh Ketut Ari Citrawati, Camat Dawan AA Putra Wedana, seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Perbekel dan Bendesa se-Kecamatan Dawan, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.

Pada sesi awal, Bupati Suwirta memaparkan berbagai program Pemkab Klungkung baik itu di bidang infrastruktur, SDM, kesehatan, pendidikan, serta program yang sedang berjalan.

Terkait kemiskinan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyarankan agar perbekel dan OPD terkait melakukan inventarisir masyarakat yang tergolong KK miskin, untuk memudahkan pemkab dalam menangani dan memberikan bantuan yang tepat guna. Dalam  mengentaskan kemiskinan ini, Pemkab Klungkung akan membangun jalan di pinggir bukit dengan rute Dawan Klod, Dawan Kaler, sampai Desa Besan sehingga nantinya diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar.

Terkait badan usaha seperti Bumdes, LPD dan lain-lainnya, Bupati Suwirta meminta agar segera diaudit sehingga usaha di desa berjalan dengan baik dan benar serta berdampak pada kesejahteraan dan dapat membantu menuntaskan kemiskinan.

Terkait penggunaan dana desa, pemerintah desa diingatkan untuk menjalin komunikasi yang baik dengan pemkab, agar dalam pengelolaannya dapat menghasilkan output yang jelas, dan dapat pula membantu mengentaskan kemiskinan.

Bupati Suwirta menugaskan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman agar trotoar di sepanjang jalan Desa Besan sampai Dawan Klod diperbaiki, dengan catatan lebar jalan tidak menyempit ketika sudah diperbaiki.

Dalam sesi tanya jawab, seorang warga bernama Jro Mangku Reni dari Besan Kawan menanyakan soal kepastian waktu pengerjaan jalan melingkar yang melintasi Dawan Klod, Dawan Kaler sampai Besan, karena jalan tersebut dinilai dapat menjadi jalan alternatif dan membantu perekonomian masyakarakat Besan. “Terkait jalan lingkar, jika pembebeasan tanah sudah selesai maka tahun 2020 akan dilakukan pembukaan badan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman. Jika bisa tanah tersebut sudah bersertifikat dan sesuai fungsinya, karena selain bisa membantu pendistribusian hasil pertanian masyarakat, di sepanjang jalan tersebut juga bisa dipakai untuk membuat akomodasi pariwisata,” jawab Bupati Suwirta.

Warga lainnya, Wayan Dika dari Besan Kangin menanyakan soal tindak lanjut sumur bor yang gagal membantu masyarakat. “Terkait sumur bor (sumur dalam) ini, pemkab akan mengajukan permohonan ke Kementerian ESDM untuk pengadaan sumur bor dengan memprioritaskan untuk di Desa Besan dan Desa Pikat,” ungkap Bupati Suwirta.

Lalu, Nengah Supastawa mewakili Pokdarwis Besan menyampaikan permasalahan terkait rencana pendirian bumi perkemahan dan pemasangan lampu penerangan jalan di jalur Bukit Abah. “Terkait hal ini saya menugaskan agar Dinas Perhubungan segera memasang penerangan jalan berkoordinasi dengan Perbekel Desa Besan. Kemudian terkait bumi perkemahan saya menugaskan Dinas Pariwisata dan Baperlitbang agar perencanaan dibuat pada tahun 2020,” sebut Suwirta.

Penanya berikutnya, Ketut Murthi dari Banjar Sente berharap di pinggir Jalan  Dukuh agar dibuatkan pengaman jalan. “Kami menugaskan dinas terkait untuk mencarikan solusi mengenai kemiringan jalan dan pengadaan pembatas jalan untuk menghindari kecelakaan di kemudian hari.

Kelian Subak Gunaksa sekaligus Kelian Subak Gede Kecamatan Dawan, Wayan Mardika meminta agar Bupati bisa menugaskan instansi terkait untuk memangkas pohon-pohon yang mengganggu saluran irigasi di Subak Gunaksa dan dicarikan solusi untuk pengairan sawah yang berada di Dusun Karangdadi. “Untuk persoalan ini saya menugaskan DLHP dan BPBD agar menindaklanjuti hal tersebut. Terkait irigasi di Karangdadi, saya minta dinas terkait untuk segera membuat perencanaan mengenai irigasi, pengerukan dan hal lainnya yang diperlukan agar dapat membuka lahan tidur,” ujar Bupati Suwirta. *dar

BAGIKAN