Sosialisasi Program Kerja Dorong Pengetahuan dan Keterampilan Kader PKK

19
Made Suwastini usai membuka acara sosialisasi Pokja yang bertempat di Gedung Laksmi Graha.

Singaraja (bisnisbali.com) –Perkembangan teknologi dan derasnya informasi di era globalisasi telah mengubah perilaku masyarakat. Menyikapi hal tersebut kemampuan kader PKK harus ditingkatkan dan diperbaharui sehingga mampu mengatasi isu-isu strategis permasalahan keluarga dewasa ini.

Isu yang dimaksud seperti pola asuh anak dan remaja dengan penuh cinta dan kasih sayang dalam keluarga. Kedua adalah pemahaman  perkoperasian kepada kelompok UP2K PKK dengan sasaran 90 pengelola dan pelaksana UP2K PKK. Ketiga yakni pemanfaatan pekarangan rumah untuk menyediakan kebutuhan sayuran keluarga yang bebas pengawet dan bergizi seimbang.

“Isu keempat yang tak kalah penting adalah Posyandu, hal ini merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, guna memberikan pemahaman terkait penanggulangan gizi buruk, pentingnya Imunisasi, penggunaan KB dan penanggulangan Diare,”jelas sekretaris  TP PKK Provinsi Bali Made Swastini dalam kegiatan sosialisasi Pokja di Gedung Wanita Laksmi Graha belum lama ini.

Melalui sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para kader sesuai tugas pokok dan fungsinya yakni sebagai motivator, fasilitator dan penggerak di wilayah kerjanya masing-masing.“Bersama-sama kita wujudkan masyarakat Bali yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan,” jelasnya.

Sementara itu, Janarti Sutrisna mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng sangat mendukung keberlangsungan TP PKK di Buleleng, seperti pemahaman Pokja I, II, II dan IV serta pengembangan kegiatan yang digaungkan oleh TP PKK Provinsi Bali.

Sehubungan dengan adanya lomba  BKK yang diselenggarakan TP PKK Provinsi Bali, saat ini TP PKK Buleleng telah melaksanakan pembinaan sebanyak dua kali dari sembilan jumlah desa binaan di Buleleng. “Dalam waktu dekat, tepatnya pada Senin (16/9) mendatang akan dilaksanakan evaluasi terhadap sembilan desa binaan tersebut,” ungkapnya.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi hari ini, tentu memberi pemahaman baru kepada seluruh kader PKK yang hadir. Hal-hal yang masih sulit untuk dilaksanakan dalam menjalankan program kerja akan terjawab hari ini. “Saya sangat berharap melalui kegiatan ini seluruh kader bisa memahami pokjanya  dan memiliki pengetahuan baru dalam menghadapi isu-isu strategis dalam permasalahan keluarga dewasa ini,” terangnya. *ira

BAGIKAN