Ketut Galang Saputra Berawal dari Waktu

34

GENERASI milenial sekarang ini sedang gemar-gemarnya menjajal bisnis sendiri, mulai dari bisnis pakaian, kafe, hingga makanan. Dari sekian banyak bisnis yang ada, bisnis kuliner termasuk yang menggiurkan. Memiliki pangsa pasar hampir segala usia membuat bisnis makanan lebih mudah untuk menggaet pelanggan. Tidak ketinggalan bagi remaja dari Desa Penarukan, Kecamatan Buleleng yakni Ketut Galang Saputra. Remaja kelahiran Singaraja, 1 Januari 2001 mencoba merintis bisnis kuliner pisang krispi dengan aneka toping dan rasa dan brand usahanya dengan sebutan Banana Holkay.

Galang yang suka memasak ini tentu tidak ketinggalan ide untuk menciptakan olahan makanan baru. Dirintis sejak 21 agustus 2019, Galang mencoba membuat pisang krispi ini hanya untuk mengisi waktu libur semester. Seiring waktu, keluarganya menyarankan untuk menjadikannya ladang bisnis.

Akhirnya dirinya mencoba memposting hasil olahannya di media sosial, hingga akhirnya mampu membius pengguna medsos untuk tertarik membeli pisang krispi yang dikemasnya dengan box mengikuti tren jajanan masa kini.  “Awalnya kami hanya ingin mengisi waktu liburan saja, berawal dari kita berdua yang suka masak akhirnya kami sepakat dengan keluarga untuk menjadikannya bisnis,” katanya.

Hal pertama yang bisa ia lakukan adalah dengan memposting hasil olahannya di media sosial, hingga akhirnya mampu membius pengguna medsos untuk tertarik membeli pisang krispi yang dikemasnya dengan box mengikuti tren jajanan masa kini. Galang mengungkapkan, yang melatarbelakangi memilih usaha kuliner selain peluang pasar yang lebih menjajikan, juga bagaimana bisnis yang ia tekuni saat ini bukan atas dasar profit saja melainkan hobi. “Dengan hobi memasak yang ia miliki saya memilih makanan yang sederhana yang banyak orang suka namun bisa dikreasikan, saya memilih pisang goreng karena makanan ini banyak diminati orang dan bisa dimakan dari usia berapa saja,” katanya. *ira

BAGIKAN