Prof. Dr. I Wayan Ramantha BPR Jadi Konsultan

26

DALAM menggaet nasabah loyal, direksi dan manajemen harus turun mendekati pelaku usaha di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, Prof. Dr. I Wayan Ramantha mengatakan, untuk memastikan menguntungkan kedua belah pihak, bank perkreditan rakyat (BPR) harus siap menjadi konsultan bagi para nasabahnya.

Ia mengungkapkan, fungsi bank salah satunya memang menjadi konsultan bagi para nasabahnya. BPR memiliki banyak kepentingan terhadap keberlangsungan usaha nasabah guna mewujudkan nasabah loyal kepada bank.

Komisaris Bank Raga ini menjelaskan, didasarkan atas kepentingan tersebut, BPR berharap usaha nasabah bisa tetap tumbuh menjadi bagus. Dengan demikian, BPR tidak perlu mencari nasabah baru yang perlu banyak pembinaan.

Menurut Prof. Ramantha, nasabah tentu berharap mendapatkan bantuan dari BPR guna memperkuat permodalan. Pinjaman dana dari BPR memang dioptimalkan untuk pengembangan usaha. Dalam proses pemanfaatan dana pinjaman, nasabah BPR perlu pendampingan. Pembinaan BPR ini bisa dalam bentuk konsultan manajemen maupun konsultan marketing.

Ia menegaskan, proses pembinaan ini menguntungkan kedua belah pihak baik BPR maupun nasabahnya. “BPR dan nasabah bisa tumbuh dan berkembang bersama-sama,” katanya. *kup

BAGIKAN