Perolehan PKB 10 Tahun Terakhir terus Meningkat

23

Denpasar (bisnisbali.com) –Pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dalam 10 tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Hal tersebut tidak terlepas dari inovasi yang dilakukan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali, I Made Santha, S.E., M.Si., dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak.

Made Santha memaparkan, peningkatan perolehan PKB karena terjadi pembelian kendaraan baru dan gencarnya pihak Bapenda menagih piutang pajak. “Kalau kita lihat kantor Bapenda ini berdiri sejak 1974, selama perjalanan tersebut terakumulasi piutang pajak. Peningkatan pendapatan PKB, 5 tahun terakhir terlihat sangat tinggi padahal kondisi perekonomian mengalami perlambatan dibandingkan 5 tahun sebelumnya,” tutur Santha di sela-sela meninjau proses Samsat di lapangan.

Dibandingkan data lima tahun sebelum 2014 dan  2015 ke atas, perolehan PKB pertumbuhannya lebih baik, namun tidak bisa dilihat dari segi angka pertumbuhan semata. “Lima tahun terakhir ini karena kondisi perekonomian, investasi di bidang otomotif masih sangat rendah. Untuk memenuhi kebutuhan APBD yang terus meningkat dari tahun ke tahun, saya menyiasati dengan mengejar piutang pajak yang cukup tinggi,” terangnya.

Karenanya, Pemerintah Provinsi Bali melalui Bapenda gencar melakukan pemutihan PKB. “2014 itu adalah puncak keemasan dari investasi bidang otomotif di Bali, setelah itu terjadi resesi. Makanya saya mulai banting setir, tidak hanya melihat pertumbuhan jumlah kendaraan, namun memikirkan cara lain untuk pemenuhan PAD,” terangnya.

Dari kondisi piutang pajak yang cukup tinggi, keluarlah berbagai strategi dan inovasi yang dilakukan diantaranya penagihan door to door, bekerja sama dengan BUMDes bila masyarakat belum bisa membayar BUMDes yang menalangi terlebih dahulu, Samsat Kertih, Samsat tedun banjar dan gencar lakukan pemutihan PKB. Dengan demikian, masyarakat jadi lebih lancar membayar pajak, selain untuk membenahi database terkait kendaraan yang aktif, yang pasif dan yang benar-benar sudah tidak bisa dioperasikan lagi.

Data terakhir perolehan PKB pada 2017, Rp1 triliun 287 miliar lebih dan 2018  mengalami peningkatan menjadi 1 triliun 434 miliar lebih. *pur

BAGIKAN