Ekspor Bali 44.757.639 Dolar AS Ikan dan Udang Penyumbang Terbesar

35
Udang salah satu komoditi ekspor Bali.

Denpasar (bisnisbali.com) –Nilai ekspor barang asal Provinsi Bali ke luar negeri yang dikirim lewat beberapa pelabuhan di Indonesia mencapai 44.757.639 dolar AS pada Juli 2019. Angka ini meningkat 37,42 persen dibandingkan ekspor Juni 2019 yang hanya mencapai 32.569.033 dolar AS. Komoditas penyumbang terbesar diisi oleh perdagangan ikan dan udang mencapai 16,81 persen pada periode tersebut.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Bali, I Gede Nyoman Subadri, S.E., di Denpasar, Jumat (6/9) kemarin mengungkapkan, secara absolut peningkatan ekspor dominan disebabkan oleh naiknya nilai perdagangan ke Amerika Serikat mencapai 5.543.626 dolar AS. Khususnya, disebabkan oleh naiknya ekspor produk kopi, teh, rempah-rempah berupa vanila mencapai 1.372.459 dolar AS. “Selain Amerika Serikat, tujuan Australia juga mengalami peningkatan 920.544 dolar AS, terutama disebabkan oleh naiknya ekspor produk pakaian jadi bukan rajutan 277.576 dolar AS,” tuturnya.

Jelas Subadri, dari sepuluh negara utama pangsa ekspor Provinsi Bali pada Juli 2019, seluruhnya mengalami peningkatan dibandingkan dengan  Juni 2019 dengan lonjakan tertinggi tercatat pada ekspor tujuan Maldives hingga ratusan persen, didominasi oleh naiknya ekspor produk perabot dan penerangan rumah. Di sisi lain diakuinya, jika dibandingkan Juli 2018, ekspor Bali ini mengalami penurunan dengan perdagangan terdalam tercatat pada tujuan Tiongkok mencapai -52,12 persen, didominasi oleh turunnya ekspor produk ikan dan udang.

Paparnya, Juli 2019 komoditas ekspor terbesar Provinsi Bali berupa produk ikan dan udang mencapai 7.523.428 dolar AS yang tercatat meningkat 12,26 persen dibandingkan dengan Juni 2019. Dari sepuluh komoditas ekspor utama pada Juli 2019, seluruhnya menunjukkan peningkatan secara month to month.

“Peningkatan tertinggi tercatat pada ekspor komoditas minyak atsiri, kosmetik, wangi-wangian hingga ratusan persen (490,646 persen), dominan naik ke tujuan Amerika Serikat,” ujarnya.

Secara kumulatif ekspor barang asal Provinsi Bali periode Januari-Juli 2019 tercatat mencapai 344.066.263 dolar AS, naik 3,42 persen dibandingkan periode yang sama pada 2018 yang mencapai 332.683.319 dolar AS. Tambah Subadri, Amerika Serikat menjadi pangsa ekspor terbesar yang tercatat mencapai 29,31 persen dari keseluruhan total ekspor.

“Peningkatan ekspor secara kumulatif tertinggi dicapai oleh ekspor tujuan Taiwan mencapai 60,57 persen,” tandasnya. *man

BAGIKAN