Perbarindo Bali Gelar Pelatihan Survailen dan Sertifikasi Kompetensi Komisaris BPR

32
PELATIHAN – Peserta pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja komisaris foto bersama di sela-sela acara pembukaan di Hotel Golden Tulip.

Denpasar (bisnisbali.com) –DPD Perbarindo Bali kembali menggelar pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja komisaris bank perkreditan rakyat (BPR). Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Made Suarja, di sela-sela acara pembukaan pelatihan survailen, Kamis (5/9) mengatakan, kali ini pelatihan diikuti 26 peserta yang merupakan komisaris dari masing-masing BPR.

Ia mengungkapkan, DPD Perbarindo Bali sebagai organisasi yang menaungi seluruh BPR yang ada di Bali secara berkelanjutan melaksanakan pelatihan bagi setiap insan BPR. Perwakilan komisaris dari masing-masing BPR mengikuti pelatihan certif yang dilaksanakan oleh DPD Perbarindo Bali bersama LSP Certif.

Suarja menjelaskan, pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja komisaris BPR sebagai bagian dari peningkatan wawasan dan pengetahuan sekaligus penyegaran. “Apa yang telah dilaksanakan selama ini bisa dievaluasi untuk meningkatkan kinerja insan BPR selama ini,” katanya.

Kegiatan pelatihan ini juga mengacu pada POJK No. 20 tentang kewajiban untuk melaksanakan sertifikasi. Pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja komisaris BPR juga mengacu pada  POJK No. 44 tentang Sertifikasi.

Suarja berharap, melalui pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja komisaris BPR, ke depan tata kelola BPR menjadi makin baik. BPR juga bisa tetap mengacu pada aturan yang ada sehingga dapat mengurangi risiko-risiko yang mungkin bisa terjadi. Hal ini mengingat kondisi ekonomi selalu berubah.

Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan I OJK Regional 8 Bali dan Nusra, Armen  mengatakan, pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja komisaris ini sangat penting dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia BPR. Ke depan, BPR bisa dipercaya dan berkembang kuat dalam menghadapi persaingan di bidang perbankan.

Pembukaan pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja komisaris BPR ini ditandai dengan penyematan tanda peserta. Selanjutnya kegiatan pelatihan ini akan berlangsung dari tanggal 5-13 September 2019. Selama kegiatan pelatihan akan diisi pemaparan materi seperti menerapkan manajemen risiko kredit, operasional, likuiditas dan risiko kepatuhan dengan narasumber yang berasal dari Yayasan DPD Perbarindo Bali. kup

BAGIKAN