Pemeringkatan, Dorong Kinerja Koperasi

33

Denpasar (bisnisbali.com) – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali mendorong peningkatan kinerja koperasi di Bali melalui pemeringkatan (rating) koperasi bersama lembaga independen. Pada 2019 ini, dilakukan pemeringkatan terhadap 20 koperasi yang terpilih untuk menentukan peringkat koperasi berdasarkan skala usaha.

“Kami mendorong Dinas Koperasi di kabupaten/kota juga melakukan pemeringkatan koperasi ini, sehingga dapat diketahui kualitas koperasi, karena proses perangkingan ini dilakukan lembaga independen, bukan oleh pengurus atau pengawas koperasi,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Gede Indra Dewa Putra, Selasa (3/9) di ruang kerjanya, Renon, Denpasar.

Ia menambahkan, pemeringkatan koperasi sangat penting untuk meningkatkan kapasitas kepercayaan koperasi, baik oleh anggota koperasi maupun oleh stakeholder. “Pemeringkatan ini dinilai dari berbagai aspek di antara aspek kelembagaan, usaha, administrasi, maupun dampak koperasi terhadap lingkungan. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan dan keberlangsungan koperasi,” katanya.

Dari jumlah koperasi 4.958 koperasi di Bali, 82 persen koperasi telah berpredikat koperasi berkualitas. “Mudah-mudahan ke depan, pembiayaan pemeringkatan ini tidak hanya ditanggung oleh pemerintah melalui APBD namun dilakukan secara swadaya oleh masing-masing koperasi. Jadi koperasi sendiri menyadari pentingnya perangkingan ini untuk menjaga kepercayaan baik dengan anggota maupun rekan bisnis,” katanya.

Perangkingan ini dilakukan oleh lembaga independen yang telah mengantongi sertifikat dari Kementerian Koperasi dan UKM. “Koperasi-koperasi yang besar sudah melakukan perangkingan secara swadaya. Untuk koperasi yang masih di bawah standar, kami terus melakukan langkah-langkah evaluasi dan pembenahan serta pendampingan,” ungkapnya.

Dengan demikian, kualitas koperasi mulai dari aspek kelembagaan, usaha, tata laksana dapat dibenahi. “Penilaian ini tidak hanya dimanfaatkan oleh dinas dalam upaya pembenahan dan pendampingan. Tapi juga internal koperasi harus melakukan pembenahan, sehingga kinerja koperasi secara keseluruhan dapat lebih baik lagi,” katanya.

Gede Indra juga mengapresiasi kinerja koperasi secara keseluruhan naik 15 persen. Semua indikator dikatakan mengalami peningkatan. (pur)

BAGIKAN