UVJF 2019 Usung “Certainly! Indonesia”

37
Pihak penyelenggara, Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar serta sejumlah musisi memberikan keterangan pers terkait perhelatan Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2019.

Denpasar (Bisnis Bali) – Ubud Village Jazz Festival (UVJF) kembali akan digelar pada tahun ini untuk yang ke tujuh kalinya, tepatnya pada 16 – 17 Agustus 2019 bertempat di Arma Museum, Ubud. Festival jazz yang berkelas ini akan menampilkan musisi-musisi jazz dari dalam dan luar negeri dengan berbagai sub-genre musik.

Salah seorang Pendiri UVJF, Anom Darsana mengungkapkan UVJF 2019 akan menampilkan berbagai corak jazz yang melibatkan musisi dari delapan negara, diantaranya Indonesia, USA, Jerman, Russia, Belanda, Italy, Australia, Perancis dan Korea-Selatan baik yang sudah memiliki nama besar maupun musisi-musisi muda dengan bakat yang amat besar, yang diyakini akan menjadi generasi penerus sehingga musik jazz selalu bergaung. “Semua ini ditampilkan dalam kemasan nuansa panggung dan area festival yang sangat khas dan jarang dijumpai pada festival-festival di tempat lain, membuat UVJF telah bertumbuh menjadi salah satu event seni budaya berbasis komunitas yang amat penting. Mendulang reputasi yang positif dari pelaku, penikmat dan pemerhati musik jazz baik lokal maupun internasional,” ujar Anom Darsana di Denpasar (8/8).

Ditambahkannya, sejak perhelatan pertama pada tahun 2013, UVJF tetap  berkomitmen menjadi festival yang ramah lingkungan. Kali ini UVJF juga mensupport semangat untuk melarang penggunaan plastik sekali pakai, sebagai salah satu bentuk keperdulian dan tanggung jawab sebagai anggota komunitas yang wajib perduli akan isu lingkungan. “Selain itu, mengingat bertepatan dengan momen Hari Kemerdekaan RI, UVJF 2019 mengangkat tagline Certainly! Indonesia, dimana UVJF turut menyebarkan optimisme bagi Indonesia yang lebih baik dan maju, Indonesia yang mampu dan siap bersaing secara global,” kata Pendiri UVJF lainnya, Yuri Mahatma.

Musisi dalam negeri yang akan tampil, diantaranya Sri Hanuraga Trio feat Dira Sugandi, “the funky-swing couple” Otti Jamalus Trio feat Yance Manusama, saxophonist muda Anggi Harahap Quartet, HajarBleh Big Band, Nancy Ponto Quintet, Eurasian Quartet feat Dian Pratiwi, Yuri Mahatma dengan projectnya “Straight and Stretch”,  Drummer asal Kanada yang telah lama bermukim di Bali Yvon Thibeault “Perpectives”, KoPi Jazz Kediri (Komunitas Pecinta Jazz Kediri) bersama Cendana Singers dari Kediri, Jawa Timur. Dari generasi belia akan tampil pianist berumur 13 tahun Jacob Jayasena, yang akan tampil bersama pianist wanita yang juga masih amat belia, Nadine Adriana.

Sementara dari luar negeri, diantaranya Aaron Goldberg Trio (with Matt Penman and Leon Parker) dari USA, Pete Jung Quartet (Korea Selatan), Michaela Rabitsch & R. Pawlik Quartet didukung oleh Kedutaan Besar Austria di Jakarta, Harry Mitchell Trio, Arcing Wires (Australia) dan Caleb Fortuin with the Bali Mates (Future Leaders Jazz Award Winner) juga dari Australia. Untuk pertama kalinya dari Russia adalah Ilugdin Trio and New Centropezn Quartet serta dari Perancis didukung oleh Institut Francais d’Indonesie, Voyager 4.

Penyelenggaraan UVJF 2019 mendapat dukungan penuh dan apresiasi dari Kementerian Pariwisata RI, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar. Selain itu juga Kedutaan Besar negara sahabat seperti the Embassy of Austria, the Embassy of the Kingdom of the Netherlands, Institut Français d’Indonésie dan Goethe-Institute, yang telah membuat UVJF semakin percaya diri dalam menghadirkan sebuah perayaan jazz yang universal ini. (*dar)

BAGIKAN