Pembukan pemilihan teknopreneur muda pemula 2019 yang berlangsung di Grand Inna Kuta, Kamis (8/8).

Mangupura (Bisnis Bali)- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAQ, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda menggelar teknopreneur muda pemula 2019 yang kali ini turut menyasar 30 pemuda di Kota Denpasar. Kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar ini juga turut membantu pengembangan usaha yang diciptakan oleh generasi muda.

Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Hamka Hendra Noer, usai pembukan kegiatan yang berlangsung di Grand Inna Kuta, Kamis (8/8) kemarin, mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong pemuda mengembangkan usahanya, sehingga dapat mandiri dan berdaya saing, serta diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan mengerakan potensi daerah masing-masing.

Dalam kegiatan ini, 30 pemuda yang terpilih, diberikan kesempatan untuk mempersentasikan usaha yang dimiliki, dan 8 orang yang terpilih nantinya akan diberikan apresiasi  berupa penghargaan dan bantuan modal. “Tiga peserta terbaik akan mendapatkan bantuan masing-masing sebesar Rp15 juta. Dan 5 peserta lainnya akan mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta per masing-masing orang,” ungkapnya.

Selain memberikan dukungan kepada pemuda yang memiliki prestasi dan kreativitas, pelaksanaan kegiatan ini juga mensosialisasikan wacana teknopreneur pemuda sebagai motor penggerak partisipasi aktif di kalangan pelaku usaha. Hamka mengatakan, kegiatan ini merupakan tahun kedua yang menyasar 6 kota dari 34 provinsi di Indonesia.
Di antaranya, Tegal, Banjarmasin, Jambi, Kediri, D.I Yogyakarta dan Denpasar. “Tahun sebelumnya kegiatan ini hanya menyasar 4 kota. Tahun ini kami tingkatkan menjadi 6 kota dan berharap tahun-tahun berikut bisa di 34 provinsi,” ujaranya.

Tindak lanjut kegiatan ini, kata Hamka akan membina 48 orang pemuda dari 6 kota tersebut. Pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan Universitas Prasetya Mulya untuk memberikan pendampingan bagi pelaku usaha dalam upaya membangun bisnis, menjaga kualitas, hingga memasarkan produk. Dan jika bisnis yang dimiliki peserta layak akan dilakukan pengembangan kerjasama lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena, mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan ini, dimana Denpasar dipilih sebagai salah satu kota pelaksanaan pemilihan teknopreneur pemuda pemula. “Harapakan kami mementum ini dimanfaakan dengan baik oleh peserta,” ungkapnya.

Dikatakannya, hal ini juga sejalan dengan visi misi Kota Denpasar sebagai kota kreatif dan berwawasan budaya. “Jadi pengusaha saat ini memang harus berbasis teknologi. Oleh karena itu, mau tidak mau menjadi penguaha harus dibekali teknologi,” ungkapnya.

Tanggapan generasi muda khususnya di Kota Denpasar, dikatakannya sangat antusias. Hal ini karena era saat ini yang  sudah masuk revolusi indutsri (RI) 4.0, dimana para pengusaha tidak perlu modal dan tempat yang banyak dalam menjalankan usahanya. *adv/wid

BAGIKAN