Topang Peningkatan Ekonomi Desa, TMMD di Tabanan Bangun Jembatan Sepanjang 17 M

47
Letnan Kolonel Infantri Toni Sri Hartanto

Tabanan (Bisnis Bali) –
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke 106 di Kabupaten Tabanan diarahkan akan membangun jembatan sepanjang 17 meter dengan lebar 5 meter menguhubungkan Desa Bongan dan Desa Gubug. Memanfaatkan alokasi dari APBD mencapai Rp 1,2 miliar untuk pembangunan fisik, jembatan penghubung tersebut diyakini akan mampu menopang peningkatan ekonomi desa setempat.
“Dua desa tersebut dipilih setelah melalui proses, dimulai pada 2017 lalu dari pihak Desa Bongan dan Desa Gubug yang bersama-sama mengajukan proposal ke Pemerintah Daerah (Pemda) Tabanan untuk pembangunan jembatan menghubungkan dua desa tersebut. Tahun ini kami realisasikan melalui kegiatan TMMD ke 106,” tutur Dandim 1619 Tabanan, Letnan Kolonel Infantri Toni Sri Hartanto, disela-sela halal bihalal Idul Fitri 1440 H sekaligus perkenalan dan silaturahmi di Makodim 1619 Tabanan, Senin (17/6).
Terangnya, saat ini Desa Bongan dan Desa Gubug ini terputus oleh sungai, sehingga menyulitkan dalam hal tranportasi. Imbuhnya, adanya pembangunan jembatan tersebut, maka nanti akan mempersingkat waktu perjalanan dari Desa Bongan ke Desa Gubug, sehingga itu bisa meningkatkan ekonomi setempat.
Jelas Toni, TMMD ke 106 akan dilaksanakan mulai 2 Oktober 2019 mendatang dan berlangsung selama satu bulan, namun saat ini terkait proses pembangunan jembatan tersebut sudah mulai dilaksanakan persiapan di lokasi atau pra-TMMD. Sebab, untuk pembangunan jembatan dan juga marka jalan, pengerjaan dengan batas waktu selama satu bulan tidak cukup, sehingga proses atau pra TMMD ini sudah mulai dilakukan saat ini.
Paparnya, pembangunan jembatan tersebut akan melibatkan 150 anggota dari organik TNI, dibantu dengan masyarakat setempat (Desa Bongan dan Desa Gubug) 30-50 orang setiap hari. Selain itu, TMMD ke 106 ini juga akan melibatkan sejumlah komponen keorganisasian lainnya. Katanya, alokasi dana Rp 1,2 miliar untuk pembangunan jembatan murni bersumber dari APBD Pemda Tabanan, dan nanti ditopang juga alokasi dana dari Mabes TNI.
“Alokasi dana tersebut, nantinya kami terima dalam bentuk bahan baku atau material bangunan yang sebelumnya sudah melalui proses lelang,” ujarnya.
Sambungnya, selain pembangunan jembatan TMMD ke 106 juga akan menyasar kegiatan non fisik. Diantaranya, pengenalan mengenai wawasan kebangsaan, radikalisasi, narkoba, menyasar peningkatan usaha UMKM, termasuk juga akan menyasar bedah rumah yang tidak layak huni dengan memanfaatkan dana CSR.
“Kami juga akan menyasar upaya dalam membantu pemerintah dibidang peningkatan atau ketahan pangan. Yakni, bagimana cara agar bisa meningkatkan hasil pangan dilokasi tersebut, mengingat luasan tanam di dua desa tersebut masih cukup banyak dengan menggandeng intansi terkait,” tandasnya.*man

BAGIKAN