Koster: Benahi Praktik Usaha tak Sehat WNA di Bali

20

Denpasar (Bisnis Bali) – Gubernur Bali, Wayan Koster sangat serius dalam membenahi berbagai persoalan di Bali. Hal tersebut mendapat apresiasi positif dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali, Goro Ekanto.

Hal itu terungkap saat audiensi Kepala Kanwil DJP Bali, Goro Ekanto dengan Gubernur Koster di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar. Kakanwil DJP Bali, Goro Ekanto mengatakan usaha Gubernur Bali Wayan Koster untuk membuat pelaku usaha patuh terhadap aturan, seperti dilakukan pada sektor pariwisata yang berdampak makin meningkatnya kepatuhan perpajakan. “Kalau sudah patuh terhadap aturan,  maka pajak pasti bagus,” ujar Goro.

Ke depan Goro berharap, menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk mendapatkan data warga negara asing  (WNA) yang berusaha di Bali. “Ini juga untuk keadilan, jangan cuma orang lokal yang dikejar bayar pajak namun orang asing melenggang,” tegasnya.

Koster menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 17 ribu pekerja asing yang bisa menjadi potensi perpajakan. Selain itu, banyak pula usaha seperti vila yang diam-diam tidak membayar pajak.

“Bahkan banyak orang Bali yang dimanfaatkan oleh orang asing untuk bisa menjalankan usaha. Namun ketika usaha berhenti, semua aset dibawa keluar, dan yang di Bali cuma ditinggali masalah,” ungkap Gubernur Koster, menyesalkan fenomena yang terjadi saat ini. Menyikapi kondisi tersebut, pria yang juga Ketua DPD PDIP Bali kemudian menegaskan, pihaknya ke depan segera akan membenahi berbagai praktik tidak sehat seperti itu.

Mantan Anggota Badan Anggaran DPR RI ini berkomitmen meningkatkan kepatuhan terhadap aturan termasuk kepatuhan terhadap pajak di Bali. Pajak menurutnya penting untuk membiayai pembangunan yang dinikmati masyarakat. Gubernur Koster juga selanjutnya berharap ke depan para pelaku usaha yang memenangkan tender di Bali agar memiliki NPWP Bali. Sebelumnya Kakanwil DJP Bali Goro Ekanto juga mengatakan pertumbuhan penerimaan pajak di Bali tahun lalu meningkat di atas rata-rata nasional.*pur/editor rahadi

BAGIKAN