Tambahkan Destinasi Baru, Pariwisata Bali tetap Eksis

33

Denpasar (Bisnis Bali) – Pengembangan pariwisata Bali terus dilakukan dengan inovasi membuat destinasi baru dan tempat atau lokasi baru yang menarik. Dengan tambahan destinasi baru, akan membuat pariwisata Bali tetap eksis. GM The Vasini Hotel, Pande Ketut Suartaya, Jumat (10/5) mengatakan, semangat pelaku pariwisata dalam pengembangan destinasi baru tidak akan pernah membuat pariwisata Bali mati atau tenggelam ke depannya.

Ia menjelaskan, pariwisata Bali terus melakukan inovasi guna menampilkan daya tarik pariwisata Bali. Hal ini diwujudkan dengan memberikan pelayanan prima kepada wisatawan mulai dari lingkungan hotel. Selanjutnya, membuat destinasi baru dan kawasan daya tarik wisata baru untuk ditampilkan kepada wisatawan.

Dipaparkannya, daya tarik baru ini menjadi sasaran instagrammer. Terbukti beberapa tempat sangat cepat tersebar melalui media sosial (medsos). Destinasi baru di Bali yang banyak diperkenalkan oleh instagrammer seperti Taman Edelweiss, Air Terjun Tegenungan di Semampan, dan Air Terjun Kanto Lampo di Desa Beng Gianyar. Di samping destinasi yang sudah dikenal baru-baru ini oleh pasar mancanegara seperti Pantai Pandawa, Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Suartaya berharap, dinas pariwisata masing-masing kabupaten/kota bergerak turun langsung ke lapangan mencari informasi kepada masyarakat lokal mengenai tempat-tempat yang bagus, unik dan strategis, beserta aktivitas, kebiasaan-kebiasaan yang selalu dilakukan turun temurun oleh masyarakat lokal yang belum dipublikasikan.

Menurut Suartaya, tempat dan budaya yang unik bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata baru dan aktrasi wisata budaya. Ini dengan menganalisa dan menggali budaya-budaya lokal yang selama ini tidak pernah diungkap ke publik yang hanya menjadi konsumsi masyarakat daerah itu saja. Seperti acara megandu di Tabanan, mandi lumpur di mangrove oleh masyarakat Jimbaran sehari setelah Nyepi yang dilanjutkan mandi ke pantai setelah itu diberikan pengelukatan tirta segara dan pura salam simbolik untuk mekedas bersih secara lahir dan bathin.

Kepala Dinas Pariwisata Bali, AA Gede Yuniartha Putra mengatakan, pariwisata Bali terus mendorong pengembangan produk wisata guna menambah daya tarik wisata yang bisa disaksikan wisatawan.  Seperti sekarang ini masyarakat dan pelaku pariwisata perlu mengembangkan antara lain sport tourism, wisata budaya, dan wisata alam.

AA Gede Yuniartha Putra menambahkan, event sport tourism bisa mengkolaborasikan antara seni dan budaya dan sport tourism. Peserta sport tourism terutama bisa melibatkan wisatawan mancanegara. Sport tourism tentu ini menjadi daya tarik guna mendongkrak kunjungan wisatawan ke Bali,” katanya. *kup/editor rahadi

BAGIKAN